AUDISI BULU TANGKIS DJARUM : Djarum Kudus Beri Beasiswa 29 Atlet Belia

Manajer sekaligus Kepala Pelatih PB Djarum, Fung Permadi. (Imam Yuda S./JIBI - Semarangpos.com)
19 September 2017 04:50 WIB Redaksi Solopos Semarang Share :

Audisi Bulu Tangkis Djarum 2017 berakhir dengan diberikannya beasiswa bagi 29 atlet belia.

Semarangpos.com, KUDUS — Sebanyak 29 atlet bulu tangkis dari berbagai daerah di Tanah Air yang merupakan peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 dinyatakan berhak menerima beasiswa Bakti Olah Raga Djarum Foundation. "Puluhan atlet tersebut merupakan hasil seleksi setelah sebelumnya terdapat 67 atlet hasil audisi dinyatakan berhak mengikuti proses karantina," kata Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi, di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (16/9/2017).

Ia menerangkan proses karantina peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 yang dimulai Senin (11/9/2017) telah berakhir Jumat (15/9/2017). Karantina itu merupakan tahap final sebagai penentuan atlet muda belia yang memperoleh beasiswa Bakti Olah Raga Djarum Foundation dan bakal dibina di Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum.

Proses karantina final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 tersebut dilakukan di dua GOR Djarum, di Jati dan Kaliputu. Selama sepekan, puluhan pebulutangkis muda tersebut kembali diseleksi oleh jajaran Tim Pelatih PB Djarum, yang terdiri atas Fung Permadi, Rusmanto Djoko Semaun, Hastomo Arbi, Engga Setiawan, Nimas Rani Wijayanti, Roy Djojo Effendy, Sulaiman, Ellen Angelina, dan Ferry.

[Baca juga http://www.semarangpos.com/2017/09/11/gor-jati-djarum-markas-pb-djarum-nan-megah-850214" target="_blank">GOR Jati Djarum, Markas PB Djarum Nan Megah]

Menurut Fung, tahun ini terbilang unik, karena adanya audisi U-11 putra maupun putri. "Kami harus melakukan penyesuaian terutama dalam sisi pengasuhan mereka, karena di Indonesia jarang ada penggemblengan atlet-atlet U-11 yang masih muda belia," jelasnya.

Dengan usia tersebut, kata dia, masih memerlukan perhatian, arahan, dan bimbingan, dari orang tua. Ketika masuk asrama di PB Djarum Kudus, dia yakin, ada hal yang berbeda bagi mereka. Untuk urusan di lapangan bulu tangkis, katanya, tim pelatih akan mengutamakan pembentukan teknis dasar dan skill.

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 digelar dalam serangkaian tahap seleksi di delapan kota, yakni Kota Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan Kudus. Peminat yang mendaftarkan diri mengikuti audisi yang digelar di delapan kota untuk memperebutkan beasiswa bulu tangkis Bakti Olah Raga Djarum Foundation itu mencapai 4.058 pelamar.

Dari jumlah tersebut, 139 atlet sempat dinyatakan lolos dari tahap seleksi di delapan kota tersebut dan berhak melaju ke babak final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di GOR Djarum, Jati, Kudus, 8-10 September 2017 lalu. Di antara mereka dinyatakan mengikuti babak karantina da selanjutnya dikerucutkan lagi menjadi penerima beasiswa.

Peserta audisi yang dinyatakan berhak mendapatkan beasiswa bulu tangkis itu untuk U-11 putri tercatat berjumlah sembilan orang, U-13 putri enam orang, U-11 putra enam orang, dan U-13 putra delapan orang. Sebanyak 29 atlet yang berhak mendapatkan beasiswa Bakti Olah Raga Djarum Foundation tersebut berasal dari 21 kabupaten dan kota di Indonesia.

http://www.semarangpos.com/semarang">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya