MIRAS DEMAK : Ini Alasan Polisi Demak Rampas 21 Botol Miras di Mranggen

Polisi menunjukkan miras di warung milik W di kawasan Pucanggading, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jateng, Rabu (28/3/2018). - Instagram/@polresdemak_
29 Maret 2018 18:06 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, DEMAK – Aparat Polsek Mranggen merampas 21 botol minuman keras (miras) di warung milik W, 53, di kawasan Pucanggading, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (28/3/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Aksi polisi itu didasari alasan untuk menciptakan situasi kondusif menjelang libur panjang akhir pekan ini.

Aprat Polres Demak melalui akun Instagramnya, @polresdemak_, menjelaskan warung milik W yang dirampas mirasnya itu memang sudah menjadi incaran polisi. Wakapolsek Mranggen Iptu M. Sigit Hadi menjelaskan warung milik W menjadi sasaran aksi tersebut setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat tentang perdagangan miras.

Sebelum melancarkan aksi itu, Sigit menjelaskan polisi telah melakukan pemantauan terlebih dahulu demi memastikan kebenaran informasi. "Kita lakukaan patroli untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, dan ternyata memang benar," ujar Sigit.

Sang Wakapolsek Mranggen menjelaskan 22 botol miras itu terdiri atas 19 botol minuman yang kerap disebut congyang dan 2 botol ciu. "Kita mendapatkan hasil 19 botol congyang kecil dan 2 botol Aqua besar ciu," lanjutnya.

Sigit juga membeberkan 22 botol miras itu kemudian diamankan di Mapolsek Mranggen, Kabupaten Demak sebagai barang bukti. Untuk sang pemilik warung, lanjut Sigit, akan dimintai keterangan lebih lanjut.

Aparat Polres Demak, melalui akun Instagram tersebut, berjanji razia miras di wilayah Kabupaten Demak itu akan terus dilaksanakan. Hal itu dilakukan atas dasar untuk menciptakan suasana kondusif sekaligus memberantas peredaran miras di Kabupaten Demak.