Lebaran 2018: Waspada! Kemacetan Mudik di Pintu Tol

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Royke Lumowa (kiri) meninjau pembangunan tol Trans Jawa di exit tol Gandulan, Pemalang, Jateng, Kamis (5/4 - 2018). (Antara/Harviyan Perdana Putra)
08 April 2018 08:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BREBES — Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Royke Lumowa mengungkapkan prediksi terjadinya kemacetan arus lalu lintas mudik Lebaran 2108 di sejumlah pintu keluar jalan tol. Kemacetan yang dipicu antrean kendaraan itu antara lain diprediksi terjadi di gerbang jalan tol Manyaran di Kota Semarang dan gerbang Tol Gandulan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Kemacetan tersebut kemungkinan besar akan terjadi karena tingginya minat para pemudik yang hendak menggunakan jalur jalan tol Trans Jawa untuk mudik Lebaran 2018 di kampung halaman. "Akan terjadi penumpukan kendaraan. Apalagi masyarakat mengetahui, ‘Wah tol Jakarta-Surabaya sudah tersambung!’," ujar Kakorlantas Royke Lumowa di Brebes, Jateng, Jumat (6/4/2018).

Dikatakannya, gerbang jalan tol Manyaran berpotensi macet karena menampung tingginya beban arus kendaraan dari Jakarta serta arus lokal. "Krapyak, Manyaran itu mendapat beban arus mudik dari Jakarta dan juga masih menerima beban arus lokal. Jadi bakal macet di sana," katanya.

Sementara itu, munculnya antrean kendaraan di gerbang jalan tol Gandulan diperkirakannya bakal dipicu adanya ruas tol baru yang sudah operasional. "Yang dulu macet di Kaligangsa akan bergeser ke Gandulan," katanya.

Demi mengurangi antrean di gerbang keluar jalan tol Gandulan, PT Waskita Karya sebagai pelaksana proyek melakukan antisipasi dengan menambah delapan pintu keluar sementara. "Di sana [Gandulan] ada 10 gate [pintu akses masuk/keluar], ditambah delapan gate jadi 18 gate," papar Royke.

Mantan Kapolda Papua Barat ini mengingatkan agar tidak semua pemudik menggunakan jalan tol Trans Jawa karena tidak semua jalur telah beroperasi. "Memang sudah nyambung [antarpenggalan jalan tol], tapi tidak semuanya operasional," katanya.

Ia mengatakan pada arus mudik Lebaran 2018 mendatang, jalan tol di Jawa Tengah yang beroperasi adalah Tol Pemalang-Pejagan. "Sebagian besar [jalur jalan tol Pemalang –Pejagan] operasional. Ada sedikit titik yang [masih difungsikan sebagai jalur] fungsional," katanya.

Jalur jalan bebas hambatan yang digunakan sebagai jalur fungsional adalah jalan tol Semarang-Batang, jalan tol Batang-Pemalang, dan jalan tol Salatiga-Kartasura. Jalan tol fungsional ini hanya memperbolehkan kendaraan golongan I untuk melintas.

Sementara itu, jalan bebas hambatan penghubung Jateng dan Jatim adalah jalan tol Solo-Sragen dan jalan tol Solo-Ngawi dipastikan beroperasi pada mudik Lebaran nanti. Untuk jalan bebas hambatan di Jawa Timur yang akan difungsikan sebagai jalur fungsional adalah jalan tol Ngawi-Kertosono.

Sementara itu, jalan tol yang sudah beroperasi adalah jalan tol Mojokerto-Jombang. Sejumlah jalan tol tersebut merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa yang memiliki panjang 615 km. Jalan tol Trans Jawa membentang dari Cikampek di Jawa Barat hingga ke Surabaya di Jawa Timur.

Sumber : Antara