Pemkot Semarang Usulkan Underpass Simpang Lima ke Kementerian PUPR

Kepadatan arus lalu lintas kendaraan di kawasan Simpang Lima, jantung Kota Semarang, Jateng. (Antara/Achmad Zaenal M.)
08 April 2018 12:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengaku telah menyampaikan rencana pembangunan underpass di Lapangan Simpang Lima kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Underpass yang berwujud bangunan lima lantai di bawah tanah itu diharapkan Pemkot Semarang mampu mengurai kemacetan arus lalu lintas yang sehari-harinya mewarnai kawasan tersebut.

"Mumpung ketemu Pak Dirjen, saya juga menyinggung tentang problem kemacetan paling vital, ya, di Simpang Lima. Kemarin, sudah cerita Pak Dirjen, kami lagi buat DED [detail engineering design]," kata politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Hendi itu di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (7/4/2018).

Hendi lalu bercerita ikhwal pertemuannya dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto untuk membahas tentang pembangunan jalur tol Semarang-Demak, Jumat (6/4/2018). Selain mengenai jalur tol Semarang-Demak, ia menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu Pemkot Semarang juga menyampaikan beberapa program infrastruktur untuk mengurai persoalan kemacetan di kota bersemboyan aman, tertib, lancar, asri, dan sehat (ATLAS) tersebut.

Sejumlah program tersebut di antaranya jalur Semarang Outer Ring Road (SORR) untuk mengurai kemacetan di perbatasan Kendal hingga Jrakah dan pembangunan underpass di Simpang Lima Semarang yang merupakan ikon Kota Semarang. "Kemungkinan, solusi terbaiknya buat underpass di bawah Lapangan Simpang Lima. Beliau [Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi] mengatakan nanti kalau DED sudah jadi supaya segera ada tim yang ke Jakarta supaya dilakukan kajian bersama," katanya.

Untuk pengkajian dan paparan terkait rencana pembangunan underpass di Simpang Lima Kota Semarang itu, Hendi menargetkan dilakukan Juni atau Juli 2018 sehingga pembangunan bisa dilakukan tahun depan atau dua tahun mendatang.

Sebelumnya, Dinas Penataan Ruang Kota Semarang pernah menyampaikan rencana pembangunan underpass di Lapangan Simpang Lima sebagai bagian dari penataan kawasan yang dilakukan Pemkot Semarang. Rencananya, di bawah Lapangan Simpang Lima Semarang akan dibuat lima lantai ke bawah, termasuk akses jalan yang saling menghubungkan antarjalur atau semacam underpass untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Lahan parkir juga akan dibangun di bawah Lapangan Simpang Lima untuk menunjang kegiatan perekonomian di kawasan itu, termasuk untuk aktivitas para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan Simpang Lima. Hendi mengakui sudah banyak usulan yang masuk untuk penataan kawasan Simpang Lima, termasuk pembuatan underpass, flyover, hingga usulan agar lingkaran lapangan di Simpang Lima diperkecil.

"Ya, nanti lapangannya tetap di atas. Hanya, di bawahnya yang dibangun jalan. Saya rasa bisa karena sudah ada teknologi yang memungkinkan. Kami akan lakukan kajian lebih mendalam," katanya kala itu.

Sumber : Antara