Disdikbud Jateng Jamin Gangguan Soal Ujian Nasional Tak Rugikan Siswa

Persiapan Ujian Nasional berbasis komputer (UNBK). (Solopos/M. Ferri Setiawan )
10 April 2018 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah menjamin gangguan berupa tidak lengkapnya soal yang terjadi di sejumlah sekolah menengah atas (SMA) penyelenggara Ujian Nasional berbasis komputer (UNBK) 2018 tidak akan merugikan siswa.

"Artinya begini, apabila terjadi kendala sistem tidak akan dihitung sebagai waktu siswa mengerjakan ujian. Waktu siswa tetap utuh," kata Kepala Disdikbud Jateng Gatot Bambang Hastowo saat dihubungi Kantor Berita Antara dari Kota Semarang, Selasa (10/4/2018).

Hal itu diungkapkan Bambang Hastowo menanggapi terjadinya kendala saat pelaksanaan UNBK SMA di sejumlah daerah di Jateng karena bentuk soal ujian yang tidak utuh atau tidak lengkap saat dibuka peserta ujian. Kendala soal UNBK yang tidak utuh atau tidak lengkap itu dilaporkan terjadi pada sesi pertama UNBK SMA di beberapa daerah Jateng, seperti Kabupaten Magelang, Batang, Banjarnegara, Purbalingga, Temanggung, dan Wonosobo.

Gatot menjelaskan gangguan tersebut bukan disebabkan hacker karena sistem UNBK belum online, tetapi offline yang terhubung dengan server masing-masing sekolah yang menyelenggarakan ujian. "Sinkronisasi sudah kami lakukan sampai H-1 pelaksanaan UNBK di setiap sekolah. Istilahnya, agar sistem di sini dan pusat satu line. Namun, dalam perjalanannya bisa saja terjadi gangguan," katanya.

Namun, ia meminta masyarakat, terutama siswa peserta UNBK untuk tidak khawatir karena kendala tersebut sudah langsung diatasi sehingga pelaksanaan UNBK sesi kedua dan seterusnya kembali berjalan lancar. "Ya, kendala teknis hal biasa karena kaitannya dengan teknologi, istilahnya trouble. Namun, tidak perlu khawatir karena kendala tersebut sudah diatasi. Sesi kedua dan seterusnya lancar," katanya.

Menurut dia, kendala soal ujian yang tidak utuh atau tidak lengkap itu hanya terjadi di beberapa sekolah di sejumlah daerah, sementara pelaksanaan UNBK secara umum di Jateng berjalan lancar. "Ini saya di Solo memantau pelaksanaan UNBK. Pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 4 Solo lancar, tadi sebelumnya pagi ke SMA Negeri 2 Mranggen, Demak lancar. Tidak ada kendala soal ujian," katanya.

Yang jelas, katanya, siswa tidak dirugikan secara waktu karena selama terjadi gangguan teknis tidak dihitung sebagai waktu mengerjakan soal, termasuk seandainya komputer mati total. "Misalnya, siswa mengerjakan kemudian trouble pada menit kelima. Trouble-nya, misalnya 15 menit. Begitu selesai diperbaiki, siswa kembali mengerjakan dimulai dari menit kelima," katanya.

Untuk kendala yang tidak bisa teratasi hingga sesi waktu mengerjakan ujian selesai, kata dia, siswa diberikan kesempatan mengikuti UNBK susulan yang berlangsung pada 18-19 April 2018.

Sumber : Antara