PT Waskita Karya Baru Tambal Jalan Rusak Akibat Proyek Tol

PT Waskita Karya melakukan perawatan di sepanjang jalan Pandansari, Desa Cepagan hingga Sokoduwet, Batang, Jateng. (Antara/Kutnadi)
12 April 2018 03:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — PT Waskita Karya selaku pengembang proyek jalan tol Trans Jawa menyatakan kesiapan bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang ditimbulkan truk pengangkut material untuk kebutuhan pembangunan jalan tol Pemalang-Batang. Meski demikian, Waskita Karya saat ini hanya akan menambal jalan yang berlubang dengan dalih proyek pembangunan jalan tol Pemalang-Batang belum sepenuhnya selesai.

"Yang pasti, kami akan bertanggung jawab melakukan perbaikan jalan yang rusak yang ditimbulkan oleh truk pengangkut material. Adapun, saat ini kami hanya melakukan perawatan saja atau melakukan penambalan jalan yang berlobang dengan beton," kata Kepala Humas PT Waskita Karya Pemalang Batang Tol Road (PBTR) Paket 4 Misbachul Huda sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara di Batang, Jawa Tengah, Rabu (11/4/2018).

Menurut dia, sejumlah titik kerusakan jalan yang ditimbulkan oleh truk pengankut material itu dimulai dari jalan Desa Pandansari, Sidorejo, Cepagan, Warungasem, Gapura, Kalibeluk, dan Soko Duwet. "Saat ini, sebagian besar jalan yang berlobang sudah kami tambal dengan beton. Ada sekitar 10 km jalan yang rusak sudah kami perbaiki," katanya.

Ia mengatakan pada pelaksanaan perawatan jalan tersebut, PT Waskita Karya mengeluarkan ratusan meter kubik material yang biayanya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. "Untuk perawatan jalan yang rusak sepanjang sekitar 10 km itu, kami telah mengeluarkan sekitar 100 m3 material," katanya.

Menurut dia, pembangunan Tol Pemalang-Batang Paket 4 dijadwalkan akan diserahterimakan kepada PT Pemalang-Batang Toll Road (PBTR) pada Mei 2018. Kendati demikian, kata dia, PT Waskita Karya Paket 4 akan mengajukan adendum tambahan hingga awal Juli 2018 karena masih ada pekerjaan pada ruas jalan Sokoduwet hingga jalur jalan pantai utara (pantura) Pulau Jawa. "Namun demikian, yang jelas pada arus mudik dan balik Lebaran 2018, pembangunan tol Pemalang-Batang sudah selesai dan dapat dioperasionalkan," katanya.

Sumber : Antara