Infrastruktur Semarang: Taman Kedondong Dianggap Proyek Gagal

Kondisi Taman Kedondong di Jl. Kedondong, Kelurahan Lamper Tengah, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jateng. (Facebook/Arif Kristiyanto)
16 April 2018 08:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Infrastruktur berupa lapangan di Jl. Kedondong, Kelurahan Lamper Tengah, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) kini berubah menjadi taman yang dinamai Taman Kedondong. Namun sayang, proyek pembangunan taman tersebut justru dinilai sebagai proyek yang gagal.

Penilaian itu ramai dilayangkan netizen di salah satu grup Facebook diskusi terbesar bagi warga Kota Semarang, Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar). Di grup tersebut, pengguna akun Facebook Arif Kristiyanto mengunggah beberapa foto yang menunjukkan kondisi Taman Kedondong.

Berdasarkan foto yang diunggah, kondisi taman tersebut memang tampak memprihatinkan. Selain beberapa fasilitas rusak, taman tersebut dianggap tak layak digunakan sebagai tempat bermain bagi anak-anak. "Awal mula dibangun banyak yang khawatir kehilangan area bermain sepak bola. Sekarang taman pun tak jadi. Bahkan tidak layak untuk taman bermain anak," ungkapnya pada keterangan foto.

Tak sedikit yang kemudian memberikan penilaian senada dengan pengguna akun Facebook Arif Kristiyanto. Kebanyakan dari mereka menilai pembangunan infrastruktur berupaa Taman Kedondong di wilayah Semarang Selatan itu merupakan proyek yang gagal. "Proyek gagal," tulis pengguna akun Facebook Topik Habib.

"Taman gagal. Kasihan anak-anak yang dulunya tempat bermain sekarang malah amburadul," ungkap pengguna akun Facebook Alie Baba.

"Sedih. kecewa berat, enggak bisa untuk latihan bola lagi, padahal Kelurahan Lamper Tengah juara I sepak bola RT RW se-kecematan Semarang Selatan dan mau latihan untuk persiapan turnamen enggak punya lapangan," beber pengguna akun Facebook Awan Djokopriyanto.

Tak sedikit yang menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang justru hanya menghembur-hamburkan uang dengan pembangunan infrastruktur seperti itu. Netizen membeberkan masih ada beberapa taman yang justru tampak seperti proyek yang belum selesai di beberapa wilayah lain di Kota Semarang.

Netizen pun kemudian menautkan kiriman tersebut ke akun Facebook milik Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi demi mendapatkan penjelasan. Namun, orang nomor wahid di ibu kota Jateng itu terpantau belum memberikan tanggapannya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya