Pilkada 2018 : Ditemani Yaris dan Sandiaga Uno, Pak Dirman Sapa Pedagang Pasar Tiban Salatiga

Cagub Jateng, Sudirman Said (kiri) ditemani Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno, dan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, saat berkunjung ke Pasar Tiban Jalan Lingkar Salatiga, Minggu (15/4/2018). (Istimewa - tim media Sudirman Said)
16 April 2018 09:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Calon gubernur Jawa Tengah (Jateng), Sudirman Said, terus menggencarkan kampanye untuk meraup suara pada pemilihan umum kepala daerah (pilkada) atau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) 2018. Kali ini, upaya itu ditunjukkan pria yang akrab disapa Pak Dirman itu dengan mendatangi pasar tiban di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Salatiga.

Pak Dirman, Minggu (15/4/2018) pagi, berkunjung ke pasar yang buka setiap hari Minggu pagi itu ditemani pasangan wali kota dan wakil wali kota Salatiga, Yuliyanto dan Muh. Haris (Yaris). Tak ketinggalan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, juga turut mendampingi cagub Jateng nomor urut 2 itu.

Pak Dirman menilai keberadaan pedagang menjadi salah satu tulang punggung peningkatan perekonomian di Jateng. Mantan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu yakin berdagang merupakan salah satu upaya efektif pengentasan kemiskinan.

Saat ini catatan angka kemiskinan di Jawa Tengah mencapai 4,4 juta jiwa. Menurut Pak Dirman, harus ada langkah kongkrit serta kebijakan dari pemerintah yang sungguh-sungguh menggarap hal itu. Bukan langkah atau kebijakan yang diselimuti popularitas pemimpin.

“Jateng harus lebih baik, harus lebih cepat dibangun, kemiskinan harus diatasi segera dan kesejahteraan masyarakat perlu ditingkatkan. Ini sambutan yang luar biasa,” ujar Pak Dirman dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com, Minggu.

Pak Dirman menambahkan sebagai salah satu upaya pembaruan sektor peningkatan perekonomian, perdagangan maupun UMKM, ia berjanji akan melahirkan 5 juta lapangan kerja, jika terpilih sebagai gubernur Jateng nanti. Untuk memenuhi janji itu, ia bersama pasangannya di pilkada atau Pilgub Jateng 2018 juga telah meluncurkan program Ayo Obah dan Setara.

Ayo Obah merupakan program pelatihan berwirausaha. Sementara Setara, mirip Ayo Obah tapi dikhususkan untuk kaum perempuan.

Terkait keberadaan pasar tiban tersebut, Pak Dirman berpandangan bahwa pasar seperti itu di manapun harus didukung karena memberi manfaat secara sosial maupun ekonomi.

"Ini sepuluh tahun sudah berjalan berarti ini sangat dibutuhkan masyarakat karena memberi manfaat. Dan yang seperti ini harus dipertahankan dan dikembangkan," kata tokoh yang menjadi salah satu satu pencetus lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia