Video Viral: Netizen Pengin Setop Penyebaran Video Mahasiswa Salatiga Mesum di Masjid

Suasana penangkapan dua mahasiswa yang berbuat mesum di masjid di Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (13/4 - 2018). (Facebook/Yuni Rusmini)
17 April 2018 05:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Belakangan hari ini, publik pengguna Internet (netizen) dihebohkan dengan rekaman video ciruit closed television (CCTV) berisi dua mahasiswa dari salah satu kampus di Kota Salatiga yang melakukan perbuatan mesum di masjid di Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (9/4/2018). Bukan hanya itu, rekaman video saat dua mahasiwa dari salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Salatiga tersebut diamankan polisi, Jumat (13/4/2018), juga sudah menyebar di media sosial.

Video terkait perbuatan mesum dua mahasiswa salah satu kampus di Kota Salatiga yang banyak dikomentari salah satunya adalah kiriman dari pengguna akun Facebook Yuni Rusmini. Di akun Facebook tersebut, terdapat beberapa video yang menunjukkan rekaman CCTV saat dua mahasiswa yang juga santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Semarang itu melakukan perbuatan mesum serta saat mereka dikerumini warga dan diamankan polisi.

Dari beberapa video itu, massa memang tampak marah dan melontarkan kalimat umpatan terhadap pelaku perbuatan mesum di masjid tersebut. Hingga Senin (16/4/2018) malam, video yang menjadi viral itu sudah dikomentari lebih dari 2.200 kali dan sudah dibahikan lebih dari 7.000 kali.

Meski video itu sudah terlanjur viral, netizen tak ingin penyebaran video yang menunjukkan perbuatan mesum di masjid dan kemarahan warga terhadp pelaku perbuatan mesum tersebut terus berlanjut. Mereka menganggap hal itu merupakan aib yang tak patut untuk disebarkan di media sosial. "Saya berharap untuk yang posting aib sesorang, untuk menghapus postingan-nya ini bukan mendidik malah memperpanjang masalah dan membuat yang komentar pun menjadi berdosa karena anda," ungkap pengguna akun Facebook Sablon Kaos Kreatif.

"Orang yang upload dan memviralkan video ini juga lebih banyak dosanya makin banyak yang dibagikan makin banyak pula dosanya astagfrullah, dunia ini emng semua orang cari muka," tulis pengguna akun Facebook Ciindy Windiyana.

"Buat saudaraku seiman yang telah memposting kejadian ini mohon segera dihapus ini aib kita semua. Ini Bisa terjadi pada anak keturunan kita khilaf dan ini tidak mendidik," ungkap pengguna akun Facebook Suwarno Bin Teguh.

Meski diminta untuk menghapus kiriman video yang sudah viral itu, pengguna akun Facebook Yuni Rusmini tetap tak ingin menghapusnya. Menurutnya, perbuatannya menyebarkan video tersebut tak melanggar hukum.

Dikabarkan Semarangpos.com sebelumnya, pihak salah satu kampus di Kota Salatiga membenarkan bahwa dua orang di video yang viral itu merupakan mahasiswanya. Namun demikian, pihak kampus tersebut tak mau aksi mesum mahasiswanya di masjid itu dikaitkan dengan nama kampus. Bukan hanya itu, otoritas PTN di Kota Salatiga itu meminta insan media massa tak menyebutkan nama kampusnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya