Sudirman Said Tuding 5 Hari Sekolah Salah

Demo menolak kebijakan lima hari sekolah atau full day school di depan Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Juli 2017. (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
17 April 2018 09:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menuding lima hari sekolah alias full day school yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jateng sebagai kebijakan yang salah karena terkesan diwajibkan. Ia pun siap mengevaluasi penerapan kebijakan itu apabila terpilih dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018.

"Mewajibkan lima hari sekolah merupakan kebijakan salah, harus dicabut!" kata Sudirman seusai bersilaturahim dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Jateng di Kota Semarang, Senin (16/4/2018).

Menurut dia, program lima hari sekolah tersebut seperti diwajibkan. Oleh karena itu, ia akan mencabut peraturan gubernur yang mengatur tentang hal tersebut. "Biarkan dua sistem itu berdampingan, kalau dipaksakan akan mengancam sekolah diniyah," kata tokoh antikorupsi Indonesia yang pernah menjabat sebagai menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) itu.

Sudirman yang maju pilgub bersama pasangannya, Ida Fauziyah sebagai calon wakil gubernur Jateng, memiliki perhatian terhadap aspek religiusitas, pendidikan berkarakter, dan kesejahteraan. Sudirman yang datang ke PW NU Jateng bersama Ida Fauziyah juga meminta doa restu agar nantinya dapat menjalankan amanah jika terpilih sebagai pemimpin Jawa Tengah.

Ketua PW NU Jateng Abu Hapsin mengatakan program kerja yang diusung Sudirman-Ida sejalan dengan suara warga nahdliyin—sebutan bagi warga Nahdlatul Ulama. Berkaitan kebijakan sekolah lima hari, kata dia mengingatkan, NU sudah sejak awal mengkritisi dan menyatakan tidak sepakat dengan kebijakan tersebut.

NU Jateng bahkan juga membuka posko pengaduan berkaitan dengan program full day school tersebut. Pada kenyataannya, Pemprov Jateng tetap mengambil kebijakan tersebut, bahkan gubernur membuat peraturan sebagai dasar hukumnya. "Kami ingin perhatian lebih dengan azas proporsionalitas," tegas Abu Hapsin.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sudirman Said

Sumber : Antara