Haji 2018: Kuota Jateng Bertambah Jadi 30.479 Jiwa

Ilustrasi jemaah haji (Solopos)
18 April 2018 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Kuota jemaah haji untuk pemberangkatan dari wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada 2018 ini mengalami penambahan.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jateng, Sholikhin, mengatakan kuota jemaah haji untuk wilayah Jateng pada 2018 ini bertambah sekitar 840 menjadi 30.479 jiwa.

Tokopedia

“Dari jumlah keseluruhan itu, 225 di antaranya diperuntukan untuk kategori TPHD [tim pemandu haji daerah],” terang Sholikhin saat diskusi bertajuk Ibadah Aman, Tanpa Tipuan yang digelar Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah (FWPJT) di Kantor Gubernur Jateng, Jl. Pahlawan, Semarang, Selasa (17/4/2018).

Sholikhin menyebutkan penambahan kuota haji itu berlaku di seluruh daerah Indonesia. Penambahan kuota haji itu tak terlepas dari hubungan bilateral yang terjalin antara Indonesia dan Arab Saudi, pascakunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, beberapa waktu lalu.

Dari pertemuan itu menghasilkan kesepakatan penambahan kuota untuk 34 provinsi di Indonesia mencapai 10.000 jiwa. "Ini hadiah yang diberikan Raja Salman sewaktu bertemu dengan Pak Presiden. Sehingga tambahan kuotanya diubah jadi kuota haji tetap untuk semua daerah termasuk Jawa Tengah," tuturnya.

Dengan tambahan kuota tersebut, ia menambahkan antrean untuk pemberangkatan jemaah haji menjadi lebih panjang, mencapai 20 tahun. Saat ini total pengantre untuk ibadah haji dari Indonesia mencapai 613.000 orang.

“Tapi petugas penyelenggara hajinya tidak berubah, tetap 96 kloter petugas," ujar Sholikhin.

Sementara itu, untuk besaran ongkos pemberangkatan haji naik Rp400.000. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan biaya avtur yang mengalami kenaikan. “Biaya haji 2018 ini naik. Yang berangkat dari Embarkasi Donohudan [Boyolali], biayanya naik menjadi Rp35.933.275 dari sebelumnya Rp35.450.000,” beber Sholikhin.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya