Iwapi Jateng Genjot Inovasi Wanita Pengusaha

Perajin membuat kerajinan tas wanita berbahan kulit sapi di rumah produksi Mario Rubini, Sambilegi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (6/4). - Antara/Aditya Pradana Putra
20 April 2018 04:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Jateng menggenjot perempuan pelaku usaha untuk melakukan berbagai inovasi. Pasalnya, di era modern ini perempuan tidak lagi mengandalkan suami namun banyak juga yang menjadi pengusaha.

Ketua Iwapi Jateng Lilik Lukitowati menuturkan, ada 8.000 wanita pengusaha yang tersebar di 35 kabupaten/kota Jateng. Untuk itu, pemberdayaan dan pelatihan kepada wanita untuk berani berusaha penting dilakukan.

"Kami mendorong tiap perempuan pengusaha melakukan inovasi terhadap produk buatan mereka. Pengusaha dituntut punya khas sendiri, berbeda dengan yang lain," katanya, Kamis (19/4/2018).

Selain mengembangkan inovasi, lanjut Lilik, perempuan juga didorong mampu mendirikan usaha sendiri agar bisa membantu ekonomi dan mengurangi angka korupsi.  "Kalau perempuan punya usaha, dia tak akan meminta ke suami, ini kan bisa mengurangi pengangguran dan korupsi. Tidak perlu susah, yang bisa dilakukan di rumah banyak juga, seperti handy craft dari kain perca dan apapun dari lingkungan kita bisa dimanfaatkan," ujarnya.

Dikatakan Lilik, bagi perempuan yang masih bingung ingin membuka usaha, bisa belajar dan bergabung dengan Iwapi yang memang concern memberdayakan perempuan dari segala usia.  "Dari usia remaja sampai berapa saja bisa bergabung, tidak ada persyaratan, karena kai mencari dan mengembangkan potensi para perempuan," ujarnya.

Menurut Lilik, kebanyakan wanita pengusaha di Jateng bergerak di bidang kuliner. Dia mencontohkan, di kawasan Banyumas, banyak sekali pengusaha wanita yang bergerak di bidang kuliner. 

Dalam sebulan, lanjut dia, wanita pengusaha di Kabupaten Banyumas bisa mencatatkan omzet hingga Rp25 miliar, sehingga potensi seperti ini harus dimaksimalkan. "Kabupaten Banyumas kami jadikan percontohan kepada semua anggota Iwapi bahwa di sana banyak pengusaha wanita yang concern mengembangkan usaha mereka, terutama di bidang kuliner ," tambahnya.

Lebih lanjut, Lilik berharap agar setiap wanita pengusaha selalu konsisten dan menerapkan berbagai inovasi sehingga produk buatan mereka bisa menembus pasar internasional.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya