Pemilu 2019: Gusti Koes Kembali Nyalon DPD

Gusti Kanjeng Raden Ayu Koes Indriyah (tengah), saat menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon anggota DPD RI 2019-2024 di kantor KPU Jateng, Jl. Veteran No. 1A, Kota Semarang, Rabu (25/4/2018). (Solopos - Imam Yuda S.)
25 April 2018 22:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Putri Raja Solo Sri Susuhan Pakubuwono XII, Gusti Kanjeng Raden Ayu Koes Indriyah, kembali mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Pemilu 2019.

Hal itu ditunjukkan Gusti Koes dengan mendaftarkan diri sebagai anggota DPD RI untuk periode 2019-2024 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah (Jateng) di Jl. Veteran No. 1A, Kota Semarang, Rabu (25/4/2018).

Gusti Koes menyambangi kantor KPU Jateng dengan diantar sejumlah kerabat Keraton Kasunanan Surakarta.

“Hari ini saya menyerahkan dukungan 8.908 suara sebagai syarat pendaftaran DPD RI. Selama ini saya sudah menjabat sebagai anggota DPD RI dann akan mencalonkan kembali untuk periode 2019-2024,” ujar Gusti Koes kepada para wartawan.

Untuk mencalonkan diri, Gusti Koes mengaku telah mengumpulkan data e-KTP para pendukungnya selama enam bulan terakhir di lebih dari 25 kabupaten/kota se-Jateng.

Gusti Koes mengaku pencalonan dirinya sebagai anggota DPD RI karena adanya desakan dari keluarga besar Keraton Solo. Keluarganya ingin adanya perwakilan dari Keraton Solo yang berada di lembaga legislatif negara.

Gusti Koes menuturkan misinya mencalonkan diri kembali sebagai anggota DPD RI tak lain untuk mempertahankan kebudayaan Jawa yang semakin terkikis arus modernisasi.

“Maka kami akan memperkokoh dan diharapkan Jawa Tengah kembali jadi rumah bagi orang-orang Jawa. Kami ingin kultur Jawa ini tidak tergerus tapi bertahan dengan tradisi yang luar biasa. Karenanya, perjuangan saya di tingkat DPD tidak akan pernah berhenti,” ujar Gusti Koes.

Gusti Koes mengklaim selama menjabat sebagai anggota DPD RI periode 2014-2019 berhasil melakukan sejumlah kebijakan. Salah satunya, yakni Perda Bahasa Jawa yang kemudian diterapkan di Jateng. Perda itu, lanjutnya, juga diadopsi oleh Pemprov Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara itu, Komisioner KPU, Hakim Djunaedi, menyatakan telah menerima berkas pendaftaran Gusti Koes. Ia nantinya akan meneliti kelengkapan berkasnya bersama anggota KPU lainnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia