Pantau Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Semarang, Ini Temuan Kemendag...

Staf Khusus Bidang Hubungan Antar-Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Kementerian Perdagangan, Eva Yuliana (depan), saat meninjau stok dan harga kebutuhan pokok di sebuah ritel modern di Semarang, Kamis (26/4 - 2018). (Istimewa/Humas Kemendag)
27 April 2018 09:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Menjelang Ramadan dan Lebaran 2018, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar pemantauan stok dan harga kebutuhan barang pokok di sejumlah pasar di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (26/4/2018).

Dalam pantauan itu, Kemendag menilai harga kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional maupun modern di Semarang cenderung stabil atau sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pada 13 April 2018.

Dalam kunjungannya itu, Kemendag yang diwakili Staf Khusus Bidang Hubungan Antar-Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana, memantau stok dan harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Johar, maupun ritel modern, seperti Lotte Mart dan Hypermart.

Hasil pemantauan secara umum harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Johar relatif stabil menjelang Ramadan dan Lebaran 2018. Bahkan, harga kebutuhan bahan pokok di pasar terbesar di Semarang itu cenderung turun.

Harga cabai merah bahkan mengalami penurunan sekitar 7,9% menjadi Rp35.000/kg, bawang merah mengalami penurunan 21,8% menjadi Rp 25.000/kg, dan bawang putih kating juga turun 4% menjadi Rp24.000/kg.

Sementara untuk ritel modern, bahkan telah menerapkan harga komoditas tertentu sesuai dengan HET. Selain itu, ritel modern ini juga telah memasang spanduk untuk menginformasikan penjualan barang kebutuhan pokok tersebut kepada konsumen.

Sementara itu, stok beras medium dan premium di gudang distributor swasta nomor C-47 Pasar Dargo sebanyak 50 ton dari total kapasitas 60 ton. Pedagang beras di pasar ini rata-rata menyalurkan 20 ton beras per pekan ke pasar-pasar tradisional di seluruh Jateng dan akan menambah 5-10% dari stok normal untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pada Ramadan dan Lebaran 2018.

“Jumlah keseluruhan stok beras di Gudang Bulog Divre Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 67.000 ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan saat bulan puasa dan Lebaran 2018,” jelas Eva.

Seusai memantau harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Semarang, Kemendag menggelar Rapat Koordinasi Bahan Pokok di Wisma Perdamaian. Rakor ini digelar sebagai bentuk koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga maupun stok bahan pokok selama Ramadan dan Lebaran 2018.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya