18 Napi Narkotika Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan

Ilustrasi pemindahan narapidana ke LP Nusakambangan, Cilacap, jateng. (Antara/R. Rekotomo)
27 April 2018 21:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 18 narapidana kasus narkotika yang masuk dalam kategori berisiko tinggi dipindah ke lembaga pemasyarakatan (LP) berkeamanan maksimum di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Kepala Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Jawa Tengah Ibnu Chuldun di Semarang, Jumat (27/4/2018), mengatakan ke-18 napi narkotika tersebut masing-masing kiriman dari Jakarta sebanyak 10 orang dan delapan lainnya dari Medan. "Dari 18 napi ini, empat di antaranya warga asing," kata Ibnu.

Tokopedia

Ibnu tidak menjelaskan apakah dari 18 narapidana itu ada yang dijatuhi hukuman mati. Sebelumnya, eksekusi terhadap terpidana mati memang sebagian besar dilakukan di Nusakambangan, sehingga wajar saja jika muncul spekulasi pemindahan napi itu terkait dengan rencana eksekusi hukuman mati.

Hanya ditegaskan Ibnu, dalam waktu dekat ini akan ada tambahan narapidana kasus narkoba yang tergolong berisiko tinggi yang akan dipindah ke Nusakambangan. Meraka berasal dari sejumlah LP di Jateng. "Tinggal tunggu surat keputusan [SK] dari Jakarta. Kami sudah koordinasi dengan BNN Jawa Tengah berkaitan dengan rencana pemindahan ini," katanya.

Selain narapidana kasus narkotika, kata dia, LP dengan penjagaan super ketat itu juga dihuni empat napi kasus terorisme. Namun, Ibnu tidak menjelaskan identitas keempat napi tersebut.

Di Nusakambangan terdapat dua Lapas dengan pengamanan super ketat, yakni LP Batu untuk narapidana bandar narkoba dan Lapas Pasir Putih untuk gembong teroris.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara