Jasa Marga Bantah Ruas Tol Salatiga-Kartasura Dipaksakan

Tulisan gerbang tol Kartasura di Desa Ngasem, Colomadu, Karanganyar, sudah ganti menjadi gerbang tol Colomadu, Kamis (19/4 - 2018). (Solopos/Iskandar)
04 Mei 2018 20:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Jasa Marga selaku pengelola jalur jalan bebas hambatan Semarangt-Solo membantah penyelesaian pembangunan ruas jalan tol Salatiga-Kartasura dipaksakan demi mampu melayani arus lalu lintas pemudik dapa Lebaran 2018.

Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani menyatakan hal itu di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (4/5/2018). "Di ruas Salatiga-Kartasura ini ada tiga jembatan yang saat ini masih dalam perjuangan pembangunannya," kata Desi.

Tokopedia

Menurut dia, ketiga jembatan itu masih dalam proses konstruksi yang baru saja dimulai pembangunannya. "Memang belum saatnya selesai," akunya.

Meski demikian, lanjut dia, jika ruas jalan tol Salatiga-Kartasura tetap difungsikan saat musim mudik Lebaran 2018, akan ada rekayasa arus kendaraan yang nantinya melintas. Menurut dia, keputusan mengenai fungsional jalur Salatiga-Kartasura itu masih akan menunggu Kementerian PUPR.

Ia menyebut jalur yang melintas di sekitar tiga jembatan itu akan dikeluarkan sedikit ke jalur jalan umum sebelum nantinya kembali masuk ke jalur jalan tol fungsional. Ia menuturkan jalur jalan tol di wilayah Jateng ini ada tiga ruas yang akan dioperasikan secara fungsional, yakni Brebes-Pemalang, Batang-Semarang, serta Salatiga-Kartasura.

Adapun untuk ruas Batang-Semarang, kata dia, secara umum sudah selesai sekitar 70%. Ia optimistis ruas ini akan bisa difungsikan untuk melayani arua mudik dan balik Lebaran 2018.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara