Kalangan DPRD Desak Terminal Terboyo Segera Dipindah

Kesibukan Terminal Tipe B Penggaron setelah pengalihat transit dari Terminal Mangkang Kota Semarang. (Twitter.com/perhubunganjtg)
07 Mei 2018 15:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kalangan DPRD Kota Semarang mendesak pemindahan Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang sebagai lokasi transit bus dipercepat. "Secara prinsip, permohonan perubahan Terminal Terboyo dari terminal penumpang menjadi barang sudah disetujui," kata anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Suharsono di Kota Semarang, Minggu (6/5/2018) malam.

Menurut dia, transit bus tentu harus dipindahkan dari Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang dan Terminal Penggaron sebagaimana yang sudah direncanakan. Pemindahan lokasi transit bus antarkota antarprovinsi (AKAP) sudah sempat dilakukan di Terminal Mangkang, sementara bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dipindahkan ke Terminal Penggaron Semarang.

Namun, baru sehari diberlakukan, perubahan itu mendapatkan protes dari awak bus dan pedagang kaki lima (PKL) di Terminal Terboyo, sehingga bus AKAP dan AKDP kembali diperbolehkan transit di terminal tersebut. Suharsono mengatakan percepatan perlu dilakukan seiring pembangunan Terminal Terboyo yang tengah dilaksanakan saat ini.

Hal itu, menurut dia sekaligus dibarengi dengan penertiban terminal-terminal bayangan yang keberadaannya mengganggu kelancaran lalu lintas. "Di samping mengganggu kelancaran arus lalu lintas, bikin macet, semrawut, dan sebagainya, terminal bayangan ini 'kan membahayakan pengguna jalan," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Untuk pedagang yang ada di Terminal Terboyo, kata dia, menjadi tugas Pemerintah Kota Semarang untuk segera memfasilitasi kepindahannya dan menyediakan tempat berjualan yang representatif.

Sementra itu, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi justru menyoroti pemindahan transit Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang dan Penggaron beberapa waktu lalu terkesan terburu-buru dan kurang persiapan. "Kan baru sehari diberlakukan, diprotes, tidak jadi diberlakukan. Pedagang yang ada di Terminal Terboyo harus dipikirkan, disiapkan tempat terlebih dahulu," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Semarang Muhammad Khadik mengatakan bahwa sudah mengupayakan agar para PKL dan awak bus difasilitasi pengelola Terminal Mangkang yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. "Kewenangan terminal tipe A kan pemerintah pusat, bukan pemerintah kota. Karena Terminal Mangkang itu milik pusat, kami hanya bisa meminta fasilitasi pedagang dan bus agar bisa masuk ke terminal," katanya.

Yang jelas, kata dia, pihaknya memastikan akan mengupayakan yang terbaik bagi pedagang yang selama ini masih menempati Terminal Terboyo untuk bisa direlokasi ke Terminal Mangkang Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara