Ekonomi Rumah Tangga di Jateng Membaik, Kepercayaan Konsumen Bertahan Tinggi

Aktivitas konsumen toko moderen. (Bisnis)
08 Mei 2018 02:50 WIB Yustinus Andri DP Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tingkat kepercayaan konsumen di Jawa Tengah terhadap perekonomian nasional masih tinggi pada kuartal I/2018. Kepercayaan itu terbentuk seiring dengan meningkatnya kondisi ekonomi rumah tangga.

Hal itu dikemukakan BPS dalam keterangan resmi yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Kota Semarang, Jateng, Senin (7/5/2018). Disebutkan dalam keterangan resmi itu nilai indeks tendensi konsumen (ITK) pada Januari-Maret 2018 mencapai 105,47. Capaian itu lebih rendah daripada kuartal IV/2017 yang mencapai 106,63, tetapi lebih tinggi ketimbang kuartal I/2017 yang hanya 102,05.

Tokopedia

Kepala BPS Jateng Margo Yuwono mengatakan meningkatnya kondisi ekonomi rumah tanggamenjadi pemicu utama kondisi itu. Peningkatan itu terutama disebabkan naiknya volume konsumsi yang tergambar dari besaran nilai indeksnya sebesar 111,76. “Meskipun harga cenderung meningkat pada periode ini [kuartal I/2018), sejatinya tidak mempengaruhi konsumsi masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut tergambar oleh angka indeks pengaruh inflasi terhadap konsumsi sebesar 109,15. Sementara itu, pendapatan masyarakat relatif stabil ditandai dengan nilai indeksnya sebesar 100,88.

Adapun, untuk kuartal II/2018, nilai ITK Jateng diprediksi akan mencapai 118.16 atau naik dari capaian kuartal sebelumnya. Perkiraan tersebut setidaknya menggambarkan bahwa optimisme konsumen terhadap perekonomian nasional terus meningkat

Faktor yang mempengaruhinya adalah optimisme rumah tangga untuk mendapatkan pendapatan lebih tinggi yang ditunjukkan dengan indeks pendapatan mendatang sebesar 126,92. Sementara itu, rumah tangga beranggapan bahwa pembelian barang tahan lama juga akan mengalami peningkatan pada kuartal II/2018 yang ditunjukkan dengan indeks pembelian barang tahan lama sebesar 102,80.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis