Gadis Berjilbab Juara Dunia Panjat Tebing Bikin Warga Grobogan Bangga

Aries Susanti (tengah) menaiki podium juara dunia panjat tebing International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup 2018 di Chongqing, Tiongkok, Minggu (6/5 - 2018). (Ifsc/climbing.org)
09 Mei 2018 14:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, PURWODADI - Aries Susanti Rahayu, gadis berjiljab asal Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) mampu membuat warga di tempat asalnya bangga. Pasalnya, ia baru saja meraih prestasi berupa juara dunia panjat tebing di ajang International Federation of Sport Climbing (IFSC) Climbing World Cup 2018 di Chongqing, Tiongkok, Minggu (6/5/2018).

Prestasi tersebut lantas membuat nama Aries Susanti Rahayu menggema di media sosial, salah satunya di Facebook, setelah video detik-detik kemenangannya beredar luas. Netizen, terutama yang mengaku sebagai warga Kabupaten Grobogan, ramai mengungkapkan rasa bangga mereka dengan prestasi sekaligus kisah inspiratif yang diraih Aries Susanti.

Tokopedia

Rasa bangga netizen yang mengaku sebagai warga Kabuopaten Grobogan itu ramai dilontarkan melalui grup Facebook Paguyuban Warga Purwodadi Grobogan. Bahkan tak sedikit yang berharap prestasi Aries Susanti mampu menyita perhatian Pemerintah Kabupaten Grobogan. "Semoga dengan ini, Pemkab Grobongan dapat mempertimbangkan untuk pembangunan sport center di Grobogan," tulis pengguna akun Facebook Segy Putra.

"Benar orang Taruman ini? Wow banget sangat membanggakan," ungkap pengguna akun Facebook Puji Astuti BundaneKembar.

"Subhanallah. Ikut bangga jadi warga Grobogan," tulis pengguna akun Facebook Syukron Nami Ingsun.

Sementara itu, Aries Susanti yang meraih medali emas kategori speed climbing wanita di IFSC Climbing World Cup 2018 mengaku bersyukur atas prestasi yang ia raih. "Alkhamdulillah ya Allah," ungkap gadis asal Grobogan itu melalui akun Instagramnya, @aries_susanti, Selasa (8/5/2018).

Dikutip dari laman resmi milik IFSC, Aries Susanti Rahayu berhasiln menyabet medali emas di kategori speed climbing wanita setelah mengalahkan wakil Rusia, Elena Timofeeva, di babak final. Selain Aries Susanti Rahayu, dua wakil lainnya dari Indonesia juga mampu meraih prestasi di ajang tersebut, yakni Puji Lestari yang meraih medali perunggu di kategori speed climbing wanita dan Aspar Jaelolo di kategori speed climbing pria.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya