Pasok Air PDAM Terganggu, Pemkot Semarang Sediakan 75 Tangki Air Gratis Tiap Hari

Aktivitas mengisi mobil tangki distribusi air bersih untuk masyarakat. (Bisnis)
09 Mei 2018 20:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terus melakukan langkah menormalisasi pasokan air yang masuk ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudu. Selama pasok air ke pelanggan perusahaan milik daerah itu terganggu, Pemerintah Kota Semarang menyiapkan 75 tangki air bersih gratis setiap hari.

Proses normalisasi pasokan air PDAM Tirta Moedal Kota Semarang sampai distribusi air kembali lancar itu diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hari. Selama proses normalisasi berlangsung, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta PDAM mendistribusikan air melalui truk tangki secara masif.

Tak kurang dari 75 tangki air terdistribusi setiap hari guna memenuhi kebutuhan masyarakat di sisi timur Kota Semarang, yang merupakan daerah terdampak menurunnya debit air dari IPA Kudu. Tercatat ada 50.274 pelanggan PDAM Tirta Moedal di sisi timur Kota Semarang yang terdampak gangguan aliran air dari IPA Kudu itu.

Gangguan pasok air bersih tersebut merupakan dampak dari adanya penurunan debit pasokan air baku ke IPA Kudu, Genuk, yang diambilkan dari Bendung Kletak, Klambu, Kabupaten Grobogan. Penurunan debit air itu terjadi karena masuknya musim kemarau, serta adanya pembangunan rehabilitasi saluran di Bendung Klambu.

Hal tersebut diutarakan, wali kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu di sela-sela kegiatannya menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Jateng, Rabu (9/5/2018). Hendi menuturkan ada hampir 400.000 liter air yang terdistribusi kepada warga terdampat gangguan aliran IPA Kudu tersebut.

"Kita sosialisasikan, untuk warga terdampak gangguan aliran PDAM yang dari IPA Kudu, bisa menghubungi nomor 024-76920999 untuk mendapatkan layanan air tangki," ungkap Hendi, "gratis ! ini gratis, tidak ada biaya tambahan, terkhusus untuk masyarakat di wilayah timur yang terdampak."

Lebih lanjut, Hendi menjelaskan jika 1 unit mobil tangki yang dimaksimalkan untuk membawa sekitar 5.000 liter air ke rumah-rumah warga. "Hari ini, saya cek, pengiriman tangki air berjalan lancar, dan ini merupakan bentuk penanganan darurat yang dilakukan oleh PDAM, tentu saja di samping mengupayakan agar pasokan air di IPA Kudu dapat segera normal," tuturnya.

Terkait normalisasi distribusi air dari IPA Kudu, Hendi meyakinkan jika sudah ada beberapa upaya yang dilakukan PDAM. "Laporan yang masuk ke saya, PDAM sudah mengupayakan penambahan air baku dari Sungai Dombo di Sayung, Sungai Serang di Gubug, dan beberapa sungai lainnya. Bila itu belum mencukupi maka akan diambilkan air dari IPA Kaligarang," paparnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis