Persibat Batang Terancam Tak Boleh Gunakan Kandang Sendiri

Pertandingan Persibat Batang dan Persiraja Banda Aceh di Stadion Moch. Sarengat di Kabupaten Batang, Jateng, Minggu (29/4 - 2018). (Instagram/@persibatofficial)
11 Mei 2018 08:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG - Stadion Moch. Sarengat di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) merupakan stadion yang dikenal sebagai kandang dari tim Persibat Batang. Meski begitu, Persibat Batang kini terancam tak diperbolehkan menggunakan stadion tersebut sebagai kandang untuk semantara waktu.

Dikutip dari laman resmi milik Persibat Batang, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga telah memberikan imbauan agar Persibat Batang menggunakan stadion lain di luar wilayah Kabupaten Batang sebagai kandang. Hal itu menyusul kerusuhan yang melibatkan dua kelompok suporter Persibat Batang, Roban Rewo-Rewo dan Brigatta Ultras Roban, pada pertandingan pekan kedua Liga 2 Indonesia Musim 2018 antara Persibat Batang dan Persiraja Banda Aceh, Minggu (29/4/2018) lalu.

Tokopedia

Imbauan itu diberikan kapolres Batang melalui surat yang ditujukan kepada manajemen tim berjuluk Banteng Alas Roban tersebut. Dalam surat tersebut, Edi Suranta mengimbau Persibat Batang mencari stadion lain di luar Kabupaten Batang sebagai kandang untuk sementara waktu.

"Sehubungan dengan hal di atas untuk menjaga situasi Kamtibnas di wilayah Kabupaten Batang, maka kami menghimbau agar pelaksanaan pertandingan sepak bola Liga 2 tahun 2018 yang akan dilaksanakan di kandang Persibat Batang di Stadion M. Sarengat Jl. R. Suprapto No. 2, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang untuk sementara agar dialihkan ke tempat lain diluar Kabupaten Batang," begitu bunyi surat dari kapolres Batang yang dikutip pada laman resmi milik Persibat Batang.

Dengan diterima surat tersebut, manajemen Persibat Batang belum mengambil keputusan. Manajemen tim kebanggan warga Kabupaten Batang itu juga belum membeberkan alternatif stadion lain yang akan digunakan sebagai kandang di Liga 2 Indonesia Musim 2018.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya