3 Kelompok Suporter Persibat Batang Sukar Akur

Aksi suporter Persibat Batang saat mendukung tim kesangannya kala melawan Persis Solo di Stadion Moch. Sarengat, Kabupaten Batang, Jateng, Rabu (28/2 - 2018). (Instagram/@persibatofficial)
11 Mei 2018 17:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG - Persibat Batang terancam tak bisa menggunakan Stadion Moch. Sarengat, Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) sebagai kandang di Liga 2 Indonesia musim 2018 karena ulah dua kelompok suporternya sendiri, Roban Rewo-Rewo dan Brigatta Ultras Roban, yang terlibat kerusuhan di stadion tersebut.

Kapolres Batang telah mengirimkan surat kepada manajemen Persibat Batang agar mencari stadion lain d luar Kabupaten Batang sebagai kandang untuk sementara waktu.

Tokopedia

Kerusuhan yang melibat kelompok suporter Persibat Batang memang kerap terjadi sebelumnya. Bahkan, dikabarkan di laman resmi milik Persibat Batang, Selasa (8/5/2018), tiga kelompok pendukung tim berjuluk Laskar Banteng Alas Roban tersebut, yakni Roban Mania, Brigata Ultras Roban dan Roban Rewo-Rewo sangat sukar akur.

Manajemen Persibat Batang mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mendamaikan ketiga kelompok suporter tersebut. "Berbagai upaya dilakukan oleh manajemen dan pihak kepolisian untuk mendamaikan elemen suporter Persibat Batang karena sebenarnya tujuannya adalah satu, yaitu melihat dan mendukung tim kebanggaan agar tim menang dan bisa menjadi juara di kompetisi yang sedang diikuti oleh Persibat," ungkap manajemen Persibat Batang.

Meski begitu, upaya manajemen Persibat Batang mendamaikan ketiga kelompok suporter itu tampaknya sia-sia. "Namun nampaknya upaya damai dari ketiga elemen suporter Persibat yaitu Roban Mania, Brigata Ultras Roban, dan Roban Rewo-Rewo belum dapat terselesaikan," lanjutnya.

Roban Mania, Brigata Ultras Roban dan Roban Rewo-Rewo sebenarnya sudah mendeklarasikan perdamaian pada Februari 2018 lalu. Sayang, kerusuhan antara Brigata Ultras Roban dan Roban Rewo-Rewo kembali meletus pada pertandingan pekan kedua Liga 2 Indonesia musim 2018 antara Persibat Batang dan Persiraja Banda Aceh di Stadion Moch. Sarengat, Kabupaten Batang, Minggu (29/4/2018) lalu.

Akibat ulang suporter itu, Persibat Batang diminta untuk mencari stadion di luar wilayah Kabupaten Batang sebagai kandang untuk sementara waktu. Hal itu dilontarkan Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga melalui surat yang dikirm kepada manajemen Persibat Batang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya