Ini Alasan Tak Ada Lagi Penerbangan Lampion di Festival Banjir Kanal Barat

Sejumlah warga menyaksikan salah satu perahu hias peserta Festival Perahu Hias Banjir Kanal Barat di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (11/5). (ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra)
13 Mei 2018 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan perubahan cukup besar dalam penyelenggaraan Festival Banjir Kanal Barat tahun ini. Selain lokasi penyelenggaraan yang dipindah, dalam agenda tahunan Kota Semarang itu juga tidak digelar penerbangan lampion.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang, Masdiana Safitri, mengatakan Festival Banjir Kanal Barat kali ini digelar di Madukoro mulai Jumat-Minggu (11-12/5/2018). Pada tahun lalu acara serupa digelar di Kawasan Kanal Banjir Barat.

Tokopedia

Masdiana mengaku perubahan lokasi penyelenggaraan ke dekat Madukoro dikarenakan lokasi yang lama terjadi pendangkalan, sehingga sulit digunakan untuk lomba perahu hias yang merupakan acara inti Festival Banjir Kanal Barat.

Selain itu pada tahun ini, Festival Banjir Kanal Barat juga tidak dilakukan penerbangan lampion. Meski demikian, penyalaan lentera tetap dilangsungkan di atas air.

"Pertimbangannya, agar tidak mengganggu penerbangan pesawat atau mengantisipasi lampion jatuh di area yang berbahaya,” ujar Masdiana dikutip laman Internet resmi Pemkot Semarang, Sabtu (12/5/2018).

Masdiana menambahkan selama berlangsung Festival Banjir Kanal Barat ini juga digelar Semarang Introducing Market. Hal itu dilakukan untuk mewadahi industri kreatif di Kota Semarang.

“Potensi wisata air di Sungai BKB itu sangat besar sehingga kami gelar Festival Banjir Kanal Barat dan Semarang Introducing Market. Acara ini sudah menjadi agenda rutin tahunan di Kota Semarang sejak beberapa tahun terakhir," kata Masdiana

Sementara itu, selama tiga hari berturut-turut Pemkot Semarang akan melakukan pengalihan arus lalu lintas di beberapa jalan protokol saat Festival Banjir Kanal Barat.

“Karena ada gelaran tahunan Festival Banjir Kanal Barat mulai tanggal 11-13 Mei, beberapa arus lalu lintas akan dilakukan pengalihan. Hal ini dilakukan guna meminimalisai kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi warga yang akan menyaksikan Festival Banjir Kanal Barat di Jalan Madukoro” jelas Pelaksana tugas (Plt.) Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Semarang, Agus Joko Triyono.

Rute pengalihan arus itu, lanjut Agus, dari arah Jl. Jenderal Sudirman menuju jalan arteri Yos Sudarso dialihkan melalui Perumahan Semarang Indah menuju Gereja Tritunggal. Sedangkan dari Jl. Yos Sudarso melalui Kompleks Kantor Provinsi Jateng ke Perumahan Semarang Indah keluar ke Madukoro.

Khusus untuk kendaraan bervolume besar seperti truk dan bus arus lalu lintas akan dialihkan lewat samping kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang sebelum perlintasan rel kereta api belok ke kiri menuju Jl. Kenconowungu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya