Ini Penyebab PSIS Semarang Takluk 1-4 dari Barito Putera

Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese (kedua dari kanan), saat sesi jumpa pers seusai laga Liga 1 Indonesia kontra Barito Putera di Banjarmasin, Kalsel, Sabtu (12/5 - 2018). (Istimewa/Manajemen PSIS Semarang)
13 Mei 2018 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese, mengungkapkan penyebab kekalahan timnya dari Barito Putera 1-4 dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion 17 Mei, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (12/5/2018) malam.

Menurut pelatih asal Italia itu timnya sebenarnya sudah bermain bagus saat menghadapi tuan rumah Barito Putera. Hal itu dibuktikan dengan penguasaan bola yang dimiliki PSIS Semarang dalam laga yang disaksikan secara langsung oleh sekitar 5.000 penonton tersebut.

Ramadan Ekstra - Promo Belanja Kebutuhan Lebaran 2018 - Tokopedia

“Secara permainan kita cukup bagus. Kami memiliki penguasaan bola, bisa mengontrol pertandingan. Hanya saja kami gagal menciptakan peluang untuk mencetak gol. Kita punya tiga kans menciptakan gol dan hanya berhasil satu. Kita kalah dengan skor 1-4,” ujar Vincenzo saat sesi jumpa pers seusai laga.

Dalam laga itu, kiper PSIS Semarang, Jandia Eka Putra, harus memungut bola empat kali di dalam gawangnya. Kali pertama Jandia harus memungut bola di dalam gawangnya setelah striker Barito Putera, Samsul Arif, mencetak gol di menit kesembilan, memanfaatkan umpan terobosan Douglas Packer.

Setelah itu, PSIS Semarang harus kembali kebobolan lewat gol Samsul Arif saat laga babak kedua baru berjalan kurang dari dua menit.

PSIS Semarang kembali kebobolan di menit ke-51 lewat gol bunuh diri Petar Planic, yang gagal menghalau umpan sayap Rizky Rizaldi Pora.

Pada menit ke-60, PSIS Semarang sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Ibrahim Conteh. Namun, PSIS Semarang kembali kebobolan melalui gol Rizky Pora pada masa injury.

“Gol kedua Barito terjadi sangat cepat, saat laga baru berjalan beberapa menit. Itu membuat mental pemain kami turun saat ingin bangkit,” imbuh pelatih yang memegang sertifikat kepelatihan berlisensi UEFA Pro itu.

Sementara itu, bek PSIS Semarang, Frendy Saputra, merasa kecewa dengan kekalahan timnya. Ia menilai Barito Putera tampil lebih bagus, terutama dalam melancarkan serangan dari sisi sayap.

“Memang Barito Putera banyak melakukan serangan dari sayap. Dan itu merupakan posisi saya, wing back, yang gagal mengantispasi. Kami akan perbaiki itu dan semoga kedepan kami bisa meraih hasil lebih baik,” tutur eks pemain Bhayangkara FC itu. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya