Polda Jateng: Penyebaran Foto Korban Akan Senangkan Teroris

Ilustrasi ledakan bom. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
13 Mei 2018 22:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG - Atas terjadinya serangan bom teroris di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Minggu (13/4/2018) pagi, aparat Polda Jawa Tengah (Jateng) langsung mengeluarkan imbauan kepada masyarakat beberapa jam setelahnya. Aparat Polda Jateng mengimbau agar masyarakat tak menyebarkan foto kerusakan bangunan dan atau korban serangan bom teroris di Surabaya.

Menurut aparat Polda Jateng, foto kerusakan dan atau korban serangan bom teroris di Surabaya akan membuat para teroris semakin senang. "Terkait Peristiwa Peristiwa Bom Bunuh Diri di Surabaya. Foto-foto kerusakan dan korban, mohon tidak di-share. Share foto kerusakan dan korban adalah yang menyenangkan teroris," ungkap Polda Jateng melalui akun Twitternya, @poldajateng_.

Jika sudah terlanjur menyebar, masyarakat diminta untuk menghentikan penyebaran foto kerusakan dan atau korban serangan bom teroris di Surabaya. "Kurangi atau hentikan penyebaran foto korban dan/atau kerusakan yang mengerikan," tandas aparat Polda Jateng.

Selain membuat senang para teroris, menurut Polda Jateng, penyebaran foto seperti itu merupakan bagian dari wujud teror dan provokasi. Hal itu yang menurut Polda Jateng adalah bagian dari tujuan para teroris.

"Kita tidak mau menjadi alat dari tujuan teroris. Tetap buka mata dan telinga, jaga kejernihan pikir dan satu dalam doa," tandas apart Polda Jateng.

Dikabarkan Solopos.com sebelumnya, serangan bom teroris yang mendera tiga gereja di Kota Surabaya telah menelan 11 korban jiwa. Selain itu, serangan bom itu juga membuat 40 orang luka-luka.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya