Sudirman Said Anggap Pelaku Serangan Bom di Surabaya Tak Beragama

Sudirman Said. (Instagram/sudirmansa1d)
14 Mei 2018 10:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG - Calon gubernur (cagub) nomor urut 2 di Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Sudirman Said, angkat bicara terkait serangan bom teroris di tiga gereja di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Minggu (13/4/2018) pagi.

Cagub Jateng yang berpasangan dengan cawagub Ida Fauziyah di pilkada 2018 itu menganggap pelaku serangan bom di tiga gereja di Kota Surabaya merupakan orang yang tak beragama. "Pelaku bom Surabaya dan perancangnya pasti bukan orang beragama," ungkap Sudirman Said melalui akun Twitternya, @sudirmansaid.

Anggapan itu ia lontarkan lantaran menurutnya agama adalah pembawa damai yang tak mengajarkan tentang terorisme. "Agama adalah pembawa damai dan penyebar manfaat, bukan kekerasan," lanjut pria yang akrab disapa Pak Dirman tersebut.

Mantan menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) itu tak lupa mengajak masyarakat yang beragama untuk kompak melawan terorisme. "Seluruh umat beragama harus kompak, melawan teror yang ingin mengoyak persatuan kita," tandas Sudirman Said.

Sedangkan cawagub yang berdampingan dengan Sudirman Said di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018, Ida Fauziyah, menyatakan turut berduka cita terhadap para korban serangan bom teroris di tiga gereja di Kota Surabaya.

"Innalilahi wa innalilahirajiun. Turut berduka yang mendalam atas saudara-saudara kita yang menjadi korban kelakuan biadab, saya kira dia [pelaku] bukan manusia. Karena kalau manusia tidak seperti itu," ucap Ida Fauziyah melalui video yang ia unggah di akun Instagramnya, @idafauziyahpkb.

Menurut Ida Fauziyah, pelaku serangan bom di tiga gereja di Kota Surabaya itu bukan penganut Islam. "Dia bukan Islam, karena Islam bukan seperti itu. Mudah-mudahan Allah memberikan tempat yang layak di sisi-Nya, diampuni segala dosanya, dan saya kira kita harus perang melawan gerakan terorisme di Indonesia," pungkas politikus PKB tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya