Dalang Kondang Enthus Susmono Meninggal Diduga Kecapaian

Enthus Susmono (tengah) saat dilantik sebagai bupati Kabupaten Tegal pada 2013 lalu. (dok Solopos)
14 Mei 2018 21:35 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Calon bupati petahana Kabupaten Tegal, Enthus Susmono, menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Soeselo, Slawi, Senin (14/5/2018) sekitar pukul 19.10 WIB.

Sebelum meninggal, dalang nyentrik itu dikabarkan tengah melakukan perjalanan untuk menghadiri acara pengajian di Desa Argatawang, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Senin sore.

“Saat perjalanan beliau tak sadarkan diri, kemungkinan capai dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Kasubag Pemberitaan dan Dokumentasi Pemerintah Kabupaten Tegal, Hari Nugroho, dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Senin malam.

Sebagai cabup petahana Kabupaten Tegal, Enthus memang memiliki aktivitas yang padat. Bahkan, pada hari sebelumnya, Minggu (13/5/2018), dalang yang pernah memecahkan rekor Museum Indonesia (Muri) sebagai dalang terkreatif itu menjalani debat pilkada di Gedung Korpri, Slawi.

Kabar duka meninggalnya Enthus itu tentu saja mengejutkan warga Kabupaten Tegal. Ratusan warga Kabupaten Tegal dikabarkan mendatangi rumah duka di Jl. Projo Sumarto 2 No.11, Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, dengan raut wajah penuh kesedihan.

Enthus yang pada Pilkada  Tegal 2018 kembali maju bersama Umi Azizah didukung lima partai politik. Kelima partai itu, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, Partai Hanura, PAN, dan PKS.

Enthus yang wafat pada usia ke-52 tahun rencana dimakamkan di kampung halamannya, Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Selasa (15/5/2018).