Terapkan Siaga 1, Bandara Ahmad Yani Dijaga Gegana

Kardus berisi spare part eskavator yang dikira bom di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Senin (14/5/2018). (Istimewa - Humas Bandara Ahmad Yani)
15 Mei 2018 04:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Teror bom yang melanda Surabaya baru-baru ini rupanya meningkatkan kewaspadaan di sejumlah daerah, tak terkecuali Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Beberapa objek vital publik di Kota Semarang bahkan menerapkan status siaga satu dengan meningkatkan pengamanan, seperti Bandara Ahmad Yani.

Pengamanan di Bandara Ahmad Yani Semarang bahkan turut dijaga tim Gegana Polda Jateng. Ada sekitar satu regu tim Gegana Polda Jateng yang beranggotakan tujuh personel yang ditugaskan berjaga di pintu masuk Bandara Ahmad Yani Semarang.

“Selain tim Gegana, kami juga menerjunkan 15 personel keamanan dari Lanumad [Landasan Udara Militer Ahmad Yani], serta lima personel dari Avsec dan lima personel keamanan dari Polsek Semarang Barat. Kami lakukan itu untuk menjaga keamanan di lingkungan bandara dari segala bentuk ancaman,” ujar Airport Security Protection Section Head Bandara Ahmad Yani Semarang, Celly Lewerissa, kepada wartawan di Bandara Ahmad Yani, Senin (14/5/2018).

Celly menambahkan pengetatan penjagaan di pintu masuk Bandara Ahmad Yani dilakukan dengan memeriksa semua kendaraan yang masuk dengan menggunakan alat detektor. Pengetatan penjagaan itu dilakukan sepanjang hari mulai pagi hingga malam.

“Saat ini kami sudah terapkan status siaga satu. Entah sampai kapan, pastinya sampai kondisi kondusif kembali menyusul beberapa kejadian bom di Surabaya,” terang Celly.

Celly menambahkan dugaan adanya ancaman bom juga sempat mengejutkan penumpang pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang, Senin pagi. Hal itu menyusul ditemukannya sebuah kardus berisi benda mencurigakan di salah satu gerai makanan di terminal Bandara Ahmad Yani.

“Setelah diperiksa kardus itu ternyata milik seorang penumpang pesawat Garuda Air Lines. Isinya berupa spare part untuk alat berat eskavator. Saat ini kardus itu sudah diamankan petugas. Penumpangnya juga sudah menjalani pemeriksaan,” beber Celly. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya