Hadapi Libur Lebaran, Pertamina Jateng-DIY Siapkan 15.000 KL BBM

GM Pertamina MOR IV, Yanuar Budi Hartanto (kedua dari kanan), saat menggelar jumpa pers terkait persiapan Pertamina menghadapi puasa dan Lebaran 2018 di DP Mall, Kota Semarang, Rabu (16/5/2018). (Solopos - Imam Yuda S.)
17 Mei 2018 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline mencapai 15.000 kilo liter (KL), guna mengantisipasi lonjakan permintaan konsumen saat  bulan puasa dan libur Lebaran 2018.

Hal itu disampaikan General Manager (GM) PT Pertamina MOR IV, Yanuar Budi Hartanto, saat menggelar konferensi pers di DP Mall, Kota Semarang, Rabu (16/5/2018).

“Kami pastikan stok BBM dan elpiji selama bulan Ramadan dan Lebaran 2018 aman. Kami bahkan sudah memperkuat stok BBM dan elpiji lebih banyak dibanding hari biasa. Kalau pada hari biasa stok BBM kita sekitar 9.974,87 KL, maka saat puasa dan Lebaran kami tambah sekitar 30% menjadi 15.000 KL,” ujar Yanuar.

Yanuar menambahkan jika stok BBM jenis gasoline ditambah, maka lain halnya dengan jenis gasoil. Stok BBM  jenis gasoil justru akan dikurangi sekitar 15% dari hari biasa menjadi sekitar 4.109,36 KL dari 4.860,72 KL.

“Untuk jenis gasoil memang kami kurangi. Alasannya, karena saat libur Lebaran kendaraan berat yang menggunakan bahan bakar diesel [gasoil] biasanya dilarang beroperasi. Hal itu membuat konsumsi gasoil menjadi berkurang,” beber Yanuar.

Sementara itu, selain BBM jenis gasoline, Pertamina MOR IV juga akan menambah stok elpiji. Pasokan elpiji yang pada hari biasa mencapai 26.162.813 tabung, akan ditambah sekitar 15% menjadi 28.736.410 tabung.

“BBM Avtur [untuk pesawat terbang] stoknya juga akan kami tambah 18% dari rata-rata konsumsi normal, yakni 485 KL menjadi 574 KL. Ada empat titik yang kami gunakan untuk pengisian BBM jenis avtur, yakni Bandara Adi Soetjipto, Bandara Adi Soemarmo, Ahmad Yani, dan Tunggul Wulung Cilacap,” tutur Yanuar.

Sementara itu, Manajer Komunikasi dan CSR Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari, menambahkan selain menambah stok, pihaknya juga akan melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi lonjakan permintaan BBM terutama saat musim mudik Lebaran 2018.

Salah satu langkah itu, yakni dengan menyediakan SPBU kantong maupun kios-kios BBM di titik-titik yang rawan kemacetan, seperti tol.

“Tahun ini di Jateng memiliki penambahan panjang ruas tol. Kalau tahun lalu hanya ruas tol sepanjang 96,7 km yang dioperasikan tahun ini mencapai 219,51 km baik yang operasional maupun fungsional. Ini menjadi tantangan baru bagi Pertamina dalam menyediakan pelayanan bagi warga yang mudik maupun berwisata,” terang Andar.

Tokopedia