Bulog Jateng Prediksi Permintaaan Bahan Pangan Naik 5%

Ilustrasi pekerja mengangkut beras. (Antara/Risky Andrianto)
17 Mei 2018 17:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Jawa Tengah (Jateng) memprediksi akan adanya lonjakan kenaikan permintaan bahan pangan sebanyak 5% selama bulan Ramadan 2018 ini. Hal tersebut mengingat angka konsumsi masyarakat Jateng yang mengalami peningkatan saat bulan puasa.

Kepala Bulog Divre Jateng Djoni Nur Ashari mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi adanya kenaikan permintaan harga bahan pangan seperti beras, gula, dan minyak goreng. Dalam menghadapi Ramadan, Bulog sudah mempunyai stok beras 66.000 ton, gula 34.000 ton, minyak goreng 500.000 liter, dan jumlah ini dirasa aman.

"Bulog siap hadapi Ramadhan dengan memperbanyak stok bahan pangan yang tersedia. Ini juga meminimalisir lonjakan harga dengan stok bahan pangan yang melimpah," kata Djoni, Kamis (17/5/2018).

Penyerapan gabah dari petani terus berlangsung perhari Bulog Divre Jateng menyerap 1.300 ton sampai 1.500 ton. Menurut Djoni Jateng akan masuk masa panen pada akhir Mei dan selama bulan Juni.

Dikatakan Djoni beberapa daerah akan mengalami panen kedua yakni di Kabupaten Sragen, Kabupaten Tegal dan Pekalongan dengan kualitas yang cukup bagus. "Beberapa daerah di Jateng akan panen, kami sedang bersiap menyerap gabah maupun beras dari petani untuk memperbanyak stok jelang lebaran nanti," tuturnya.

Menurut Djoni, selain memperbanyak stok bahan pangan Bulog juga turut andil dalam menyelenggarakan operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga bahan pangan. Lebih lanjut dia berharap agar harga bahan pangan tetap terkendali selama Ramadhan. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan bahan pangan karena stok sudah mencukupi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis