Bulan Puasa, Wali Kota Semarang Ajak Warga Bersihkan Masjid

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (kanan), tengah membersihkan masjid di kompleks Balai Kota Semarang, Jumat (18/5/2018). (Istimewa - Humas Pemkot Semarang)
18 Mei 2018 18:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengajak masyarakat Kota Semarang aktif dalam membersihkan tempat ibadah atau masjid selama bulan suci Ramadan dalam gerakan Jumat Reresik Masjid atau Jarik Masjid.

Gerakan Jarik Masjid mulai diaplikasikan wali kota Semarang dengan mengajak aparatur sipil negara (ASN) Kota Semarang dengan membersihkan masjid yang terletak di kompleks Balai Kota Semarang, Jumat (18/5/2018).

Tokopedia

Hendi, sapaan wali kota Semarang, menyebutkan gerakan Jarik Masjid itu sebenarnya sudah diterapkan sejak bulan Ramadan tahun lalu. Tahun ini, ia berharap gerakan itu kembali diaplikasi dan berjalan dengan baik.

"Tahun kemarin setiap hari Jumat, serentak di 177 Kelurahan, pasti minimal ada satu masjid dan musala yang dibersihkan dengan gotong royong. Ini merupakan hal yang positif yang perlu dilakukan kembali. Tahun ini, kami berharap partisipasi masyarakat bisa lebih besar,” tutur Hendi dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com, Jumat.

Selain Masjid Al Khusuf di Balai Kota Semarang, pada Jumat pagi kegiatan Jarik Masjid juga digelar di lebih dari 200 tempat ibadah umat Islam di Kota Semarang, seperti Masjid Al Iman di Cangkiran, Masjid At Taqwa di Plombokan, dan Musala Al Khudlori di Bendan Duwur.

Targetnya sama seperti tahun kemarin, tak kurang dari 700 masjid dan musholla di Kota Semarang diupayakan dapat diperindah selama bulan puasa ini.

Hendi menilai Jarik Masjid merupakan salah satu upaya warga dalam meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sekitar terhadap gerakan radikal atau terorisme yang kerap terjadi belakangan ini.

“Di tengah situasi meningkatkan kewaspadaan, penting untuk menumbuhkan kepedulian di dalam diri pribadi masing-masing. Kalau sudah peduli dari yang sepele, mulai dari kebersihan masjid, pasti kepedulian terhadap hal-hal besar juga mudah terbangun,” terang politikus PDI Perjuangan itu. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya