Enthus Meninggal, PKB Usung Tokoh Muda Dampingi Umi di Pilbup Tegal

Calon bupati petahana Kabupaten Tegal, Enthus Susmono, meninggal dunia Senin (14/5 - 2018). (dok Solopos)
18 Mei 2018 20:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah memutuskan siapakah sosok yang pantas mendampingi Umi Azizah pada pemilihan kepada daerah (pilkada) atau tepatnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tegal 2018. Sosok yang akan mendampingi Umi tak lain adalah mantan staf khusus Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal sekaligus Wakil Bendahara PB Nahdlatul Ulama, Sabilillah Ardie.

“Sudah. Sudah diputuskan dalam rapat tadi malam. Banyak pertimbangan kami memutuskan Mas Ardie untuk mendampingi Bu Umi. Mas Ardie diplot maju sebagai calon wakil bupati (cawabup), sementara Bu Umi kita naikan menjadi calon bupati,” ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal, Ahmad Firdaus Assyairozi, saat dihubungi Semarangpos.com, Jumat (18/5/2018).

Firdaus menyebutkan pemilihan Ardie sebagai calon wakil bupati mendampingi Umi dilakukan atas dasar berbagai pertimbangan. Salah satunya adalah karena Ardie tergolong tokoh muda NU yang saat ini aktif berorganisasi. Selain itu Ardie juga dipilih berdasarkan rekomendasi para pengurus NU.

“Rapat tadi malam [Kamis, 17 Mei] berlangsung cukup alot dan maraton. Namun setelah hampir empat jam rapat, akhirnya diputuskan bahwa Mas Ardie lah yang paling cocok mendampingi Bu Umi,” beber Firdaus.

Ardie dipilih setelah kandidat yang diusung PKB sebelumnya untuk maju sebagai calon bupati Tegal pada pilkada atau tepatnya Pilbup Tegal, Enthus Susmono, meninggal dunia karena serangan jantung, Senin (14/5/2018).

Dengan meninggalnya Enthus, praktis PKB harus bergerak cepat dalam menentukan pendamping Umi Azizah, yang sebelumnya diplot maju sebagai cawabup.

Sebelumnya, pasca-meninggalnya Enthus, PKB memiliki enam kandidat sebagai pengganti. Keenam kandidat itu, yakni Bahrudin Nasori (anggota DPR RI F-PKB/ pengurus DPP PKB), A. Firdaus Assyairozi (Ketua DPC PKB/ Ketua DPRD Kabupaten Tegal), Ahmad Wasari (Ketua PCNU/ Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal), Edi Utomo, Widodo Joko Mulyono (Sekda Kabupaten Tegal), dan Nurrohman (pengusaha).

Di antara keenam calon itu, hanya Ahmad Wasari yang berpeluang besar maju sebagai kandidat PKB di Pilbup Tegal. Namun, Wasari gagal karena statusnya yang masih menjabat sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan belum mendapat surat pensiun dini.

“Setelah ini, kita akan daftarkan Sabilillah Ardie sebagai cawabup PKB ke KPU. KPU memberikan batas akhir pendaftaran hingga Minggu [20/5/2018] nanti. Setelah itu, Rabu [23/5/2018] baru diputuskan apakah beliau [Sabililah Ardie] memenuhi persyaratan,” tutur Firdaus.

Umi Azizah dan Sabilillah Ardie maju di pilkada atau Pilbup Tegal 2018 dengan dukungan lima partai politik. Selain PKB, dua kandidat itu juga didukung Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Hanura.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya