Masuk Bandara Baru Semarang, BRT Koridor V Ubah Trayek

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan (kanan), dan Kepala Dishub Kota Semarang, M. Khadik, tengah meninjau kesiapan BRT Trans Semarang di terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Rabu (23/5/2018). (Istimewa - Humas BLU Trans Semarang)
25 Mei 2018 11:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Salah satu sarana transportasi milik Pemerintah Kota Semarang, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang dipastikan bakal masuk ke area terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang per 2 Juni mendatang.

Penumpang di Bandara Ahmad Yani akan dilayani BRT Trans Semarang Koridor V. Untuk melayani penumpang di bandara itu, BRT Trans Semarang Koridor V pun harus mengubah trayek atau rute yang dilalu.

Tokopedia

 “Rute BRT Koridor V yang semula Meteseh-PRPP akan kami ganti begitu masuk ke area terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang. Trayeknya menjadi Bandara-Simpang Lima-Meteseh,” ujar Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan, kepada Semarangpos.com, Kamis (24/5/2018).

Ade menambahkan salah satu alat transportasi terfavorit di Semarang itu telah siap melayani penumpang di area bandara baru. Kesiapan ditunjukkan dengan sudah tersedianya tangga portabel maupun kursi di area bandara baru sebagai selter bagi penumpang BRT Trans Semarang.

BRT Trans Semarang sudah terkoneksi ke seluruh wilayah di Kota Semarang, bahkan sampai di simpul-simpul yang berbatasan dengan kabupaten sekitar dan juga terhubung dengan seluruh stasiun, pelabuhan dan terminal yg ada di Semarang juga di Ungaran [Sisemut]. Dengan adanya rute baru ini, kami berharap pengguna jasa bandara sudah selayaknya dapat memanfaatkan alat transportrasi publik yg sudah disiapkan pemerintah,” terang Ade.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Muhammad Khadhik, memantau langsung kesiapan sarana dan prasarana bagi penumpang BRT di Bandara Ahmad Yani Semarang.

"Saya memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta survei rute BRT Koridor V yang akan memasukki bandara pada 2 Juni nanti. Semuanya beres, tidak ada kendala, termasuk rambu-rambu yang ada di luar,” tutur Khadik.

Ade berharap pihak PT Angkasa Pura I selaku otoritas Bandara Ahmad Yani Semarang turut mendukung masuknya BRT Trans Semarang di kawasan bandara baru. Salah satu dukung itu yakni dengan menggratiskan BRT yang masuk ke area terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang.

“Kalau tidak digratiskan tentu kami yang repot. Bayangkan, biaya bus sekali masuk bandara Rp10.000. Kalau ada 14 bus yang masuk dalam satu hari delapan kali tentu total biaya selama satu bulan mencapai Rp33.400.000. Biaya yang tergolong besar bagi kami,” sambung Ade. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya