Pemerintah Optimistis 30 Mei Tol Siap untuk Mudik Lebaran 2018

Proyek pembangunan jalan tol Trans Jawa ruas Semarang/Solo. (Bisnis/Wahyu Sulistiyawan)
27 Mei 2018 16:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimistis ruas-ruas jalan tol yang belum sepenuhnya siap operasional, akan bisa difungsikan untuk menghadapi musim mudik Lebaran 2018."Kami optimistis minimal tanggal 30 Mei bisa siap untuk dioperasikan secara fungsional," kata Basuki Hadimuljono saat meninjau ruas Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/5/2018).

Kantor Berita Antara bersama sejumlah media cetak dan elektronik berkesempatan mengikuti peninjauan tersebut. Menurut pantauan di lapangan, untuk ruas jalan tol Pejagan hingga Pemalang dapat dikatakan relatif mulus. Namun, pada ruas jalan tol dari Pemalang hingga Batang masih ada sejumlah titik yang belum memakai rigid pavement atau beton tebal, begitu juga kondisinya dengan ruas tol dari Salatiga hingga Solo.

Menteri PUPR meyakini saat fungsional telah dibuka untuk arus mudik, sudah tidak ada lagi yang beralaskan tanah merah lunak, tetapi minimal sudah berupa LC atau beton tipis. Basuki Hadimuljono mengungkapkan mulai pekan pertama Juni berbagai jalur fungsional tersebut mulai dibersihkan, termasuk untuk persiapan tempat istirahat dan pengamanan.

"Jadi ketika mudik, dari Semarang sampai Solo bisa tidak keluar tol," ucapnya. Ia menuturkan meski berbagai ruas tol fungsional itu dijadwalkan bakal mulai operasional pada akhir 2018, tetapi karena bangsa ini ada hajatan besar berupa mudik maka pemerintah juga menyiapkan sebaik mungkin agar berbagai ruas jalan tol itu dapat digunakan meski hanya secara fungsional.

Menteri PUPR pada Sabtu ini meninjau kesiapan ruas jalan tol antara Brebes Timur hingga Semarang, serta ruas jalan tol antara Salatiga dan Solo, yang direncanakan dilalui pemudik secara fungsional pada musim mudik Lebaran 2018. Berdasarkan data dari Kementerian PUPR, ruas tol Jakarta-Surabaya adalah sepanjang 759 km yang kondisinya untuk persiapan jalur mudik 2018 adalah operasional 524 km dan fungsional 235 km.

Untuk ruas jalan tol Jakarta-Surabaya yang fungsional (belum sepenuhnya operasional) adalah jalan ruas tol Pemalang-Batang (39 km), Batang-Semarang (74 km), Semarang-Solo (32 km), Sragen-Ngawi (55 km) dan Wilangan-Kertosono (37 km). Kementerian PUPR juga menekankan perlunya perhatian khusus di 60 kilometer pertama dari arah Jakarta karena adanya akumulasi kegiatan pembangunan infrastruktur LRT dan jalan layang tol Jakarta-Cikampek.

Selain itu, Menteri PUPR juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, BMKG, dan lembaga lainnya terkait dalam penanganan mudik lebaran 2018.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kondisi mudik dan balik Lebaran 2018 akan lebih baik dibandingkan dengan pada tahun sebelumnya, menyusul sudah selesainya sejumlah ruas jalan tol dan membaiknya jalan non-tol. "Pemerintah terus berupaya menyelesaikan infrastruktur jalan untuk bisa digunakan mudik dan balik, sehingga layak dan aman digunakan pemudik," kata Budi Karya Sumadi di Semarang, Rabu (16/5/2018).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara