Terpancing Destinasi Baru, Kunjungan Wisman ke Jateng Naik

Wisatawan Malaysia tiba di Bandara Ahmad Yani, Semarang. (Bisnis/istimewa)
05 Juni 2018 15:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Tengah sepanjang April 2018 mengalami kenaikan 1.09%. Hal tersebut terjadi  karena adanya beberapa destinasi baru pariwisata yang ditawarkan kepada wisman.

Kepala BPS Provinsi Jateng Margo Yuwono mengatakan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Jateng melalui pintu masuk Bandara Ahmad Yani pada April tercatat sebanyak 2.042 kunjungan. Angka itu mengalami kenaikan sebesar 1,09% dibandingkan bulan Maret 2018 yang tercatat 2.020 kunjungan.

Tokopedia

Untuk jumlah, kunjungan wisman terbanyak berasal dari Malaysia, yaitu 964 kunjungan. Selanjutnya menyusul wisman Singapura dengan 350 kunjungan dan India dengan 113 kunjungan.

"Jumlah kunjungan wisata di Jateng mengalami peningkatan 1,09% dibandingkan Maret. Ini karena banyaknya destinasi wisata baru di Jateng yang menarik," kata Margo, Senin (4/6/2018).

Selama April, tidak ada kunjungan wisman melalui pintu masuk Bandara Adi Soemarmo. Maklum saja, maskapai Air Asia--satu satunya maskapai yang melayani penerbangan Internasional di Bandara Adi Soemarmo--sejak Maret 2018 sudah tidak beroperasi.

Sementara itu lanjut dia, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Tengah pada April 2018 tercatat sebesar 46,90%, mengalami kenaikan sebesar 3,51 poin dibanding TPK Maret 2018 yang tercatat sebesar 43,39%. Bila dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 maka TPK April 2018 mengalami penurunan sebesar 3,62 poin.

TPK bulan April 2018 tertinggi terjadi pada hotel bintang 3 yaitu sebesar 53,41% dan terendah hotel bintang 1 sebesar 29,77%. "Tingkat hunian kamar hotel meningkat seiring naiknya kunjungan wisman ke Jateng. Namun jika dibanding tahun lalu hunian kamar hotel mengalami penurunan," tuturnya.

Dikatakan Margo rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan April 2018 tercatat sebesar 1,35 malam, turun 0,05 poin dibanding Maret 2018 yang tercatat sebesar 1,40 malam. Menurut Margo Rencana Lama Menginap Wisatawan, mancanegara tercatat sebesar 2,34 malam, mengalami kenaikan sebesar 0,10 poin dibandingkan bulan sebelumnya (Maret 2018) yang sebesar 2,24 malam. Sedangkan untuk RLM domestik tercatat 1,33 malam, mengalami penurunan 0,05 poin dibandingkan periode Maret 2018 yang sebesar 1,38 malam.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis