Polda Jateng Petakan Potensi Macet di Pantura

Foto udara kondisi area istirahat Kelang Depok di ruas jalan tol Pemalang-Batang, di Pemalang, Jateng, Selasa (5/6 - 2018). Pemalang Batang Toll Road menyediakan dua area istirahat atau rest area di sepanjang Pemalang hingga Batang, yaitu di Kelang Depok dan Candiareng dengan fasilitas SPBU, musala, toilet, bengkel, dan tenda kesehatan. (Antara/Harviyan Perdana Putra)
06 Juni 2018 17:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, PEMALANG — Kepolisian Daerah Jawa Tengah memetakan titik rawan kemacetan di jalur pantai utara (pantura) yang mungkin mengganggu arus mudik dan balik Lebaran 2018.

Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono di Pemalang, Selasa (5/6/2018), mengatakan sejumlah titik rawan kemacetan pada musim mudik Lebaran 2018 itu diprediksi terjadi di Jembatan Kalikuto di perbatasan Kabupaten Batang-Kendal dan beberapa titik lainya, seperti di Kota Pekalongan. "Jika Jembatan Kalikuto belum selesai pembangunannya, maka diprediksi akan terjadi kemacetan. Akan tetapi, akan mengantisipasi kemacetan arus mudik berkendara dengan menempatkan beberapa petugas," katanya.

Selain memetakan titik rawan kemacetan, kata dia, polda juga telah siap menyiagakan 20 polisi dan 10 anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di setiap tempat peristirahatan atau rest area. Untuk pengamanan mudik Lebaran di sepanjang jalur tol dan jalan pantura, Polda Jateng juga akan menyiagakan sekitar 600 personel ditambah 100 anggota TNI.

"Kalau di tol fungsional kemungkinan tidak akan ada penumpukan arus. Akan tetapi, di pintu keluar tol, seperti Gringsing dan pintu masuk jalan tol di Krapyak, Semarang kemungkinan juga akan terjadi kemacetan," katanya.

Manager Communication and CSR Pertamina MOR IV Jateng-DIY Andar Titi Lestari mengatakan Pertamina akan menyiapkan 24 titik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kantung sepanjang jalur tol fungsional untuk melayani para pemudik. Pertamina juga akan menambah 30% pasokan di SPBU yang ada di wilayah Jateng dan DIY.

"Untuk satu unit SPBU kantung bisa menampung sebanyak 32.000 liter bahan bakar. Kami juga akan mengecek setiap saat untuk memastikan pasokan SPBU sepanjang jalur tol fungsional itu," katanya.

Dia mengatakan di jalur tol fungsional, Pertamina juga akan menyiapakan 200 sales motoris untuk membantu para pemudik mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jika terjadi kemacetan dan kehabisan bahan bakar di tengah jalan. "Sebanyak 200 motoris akan disebar selain di jalur tol fungsional juga di jalur utama yang digunakan oleh pemudik. Kami mengimbau para pemudik mempersiapkan kondisi kendaraan, terutama pasokan BBM saat melakukan perjalanan mudik," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara