Ini Pesan Jokowi untuk Operasional Bandara A.Yani

Presiden Joko Widodo (tengah, depan) didampingi Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) saat meninjau landasan pesawat Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani, usai meresmikan pengoperasian terminal baru tersebut, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/6 - 2018). (Antara/R. Rekotomo)
08 Juni 2018 05:50 WIB Yustinus Andri DP Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Presiden Joko Widodo menyebutkan sejumlah permintaan dan catatannya kepada sejumlah pihak terkait terminal baru Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang. Salah satu permintaannya adalah agar ekosistem Bandara Ahmad Yani yang ramah lingkungan dijaga dan terus ditingkatkan.

Perkmintaan tersebut dikatakan Presiden Jokowi saat melakukan peresmian terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Kamis (7/6/2018). Menurutnya, dengan dibangunnya terminal baru tersebut di lahan berbentuk rawa, pengelola sekaligus pengguna diharapkan tetap menjaga ekosistem yang ada karena memiliki konsep eco green atau ramah lingkungan.

Tokopedia

"Menteri BUMN dan Menteri Perhubungan juga minta agar ramah lingkungan itu tetap dijaga. Artinya penanaman tanaman bakau dan mangrove itu di kanan kiri bandara ini lebih digalakkan lagi sehingga suasananya menjadi betul-betul bandara ramah lingkungan," katanya.

Selain itu, dia juga meminta agar runway bandara di ibu kota Provinsi Jawa Tengah tersebut diperpanjang. Dia pun meminta kepada Kementerian Perhubungan dan PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandara untuk mewujudkan permintaannya itu pada 2019. "Yang belum satu, runway-nya belum panjang, Pak Menteri. Masih berapa? 2.500 kelihatannya. Jadi saya minta akhir tahun depan itu sudah bisa 3.000," ujarnya.

Seperti diketahui, bangunan terminal baru ini memiliki luas area 58.652 m2 atau hampir sembilan kali lebih besar dibandingkan luas terminal lama yang hanya 6.708 m2. Sebelum diresmikan oleh Kepala Negara, Kamis (7/6/2018), terminal baru tersebut sudah mulai beroperasi pada Rabu (6/6/2018).

Adapun, bangunan terminal baru yang menghabiskan dana Rp930 miliar dari total anggaran pembangunan bandara yang mencapai Rp 2,2 triliun tersebut ditargetkan dapat menampung 7 juta penumpang/tahun.  Kapasitas tersebut naik pesat dari terminal lama hanya mencapai 800.000 penumpang/tahun. Selain penambahan jumlah penumpang, bandara baru ini juga akan meningkatkan pelayanan kargo. Jika sebelumnya hanya 10.000 ton/tahun, maka sekarang akan menjadi 16.000 ton/tahun.

Bangunan terminal baru Bandara Ahmad Yani memiliki luas 58.652 m2, serta apron baru yang mampu menampung 12 pesawat ramping (narrow body) atau konfigurasi sepuluh pesawat narrow body dan dua pesawat berbadan lebar (wide body) kargo. Di samping itu, terminal ini dilengkapi dengan 30 konter check-in, delapan eskalator, delapan elevator, dua travelator, serta tiga buah garbarata. Selain itu tersedia pula gedung parkir yang mampu menampung 1.200 kendaraan.

Melalui fasilitas tersebut, diharapkan pengguna jasa bandara akan semakin nyaman berada di bandara. Potensi pertumbuhan penumpang sebesar 10% tiap tahunnya juga dapat diakomodir oleh keberadaan terminal dan infrastruktur baru Bandara Ahmad Yani, yang diposisikan sebagai bandara bisnis dan industri.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya