Bos PSIS Semarang Pengin Ada Perombakan Tim di Putaran II

CEO PSIS Semarang Alamsyah Satyanegara Sukawijaya alias Yoyok Sukawi. (Instagram/yoyok_sukawi)
10 Juni 2018 13:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG - Tim kebanggaan warga Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), PSIS Semarang, sedang dalam posisi tak aman di klasemen sementara Liga 1 Indonesia musim 2018. Hingga pekan ke-13, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut masih terpuruk di zona degradasi dengan raihan 14 poin.

Atas dasar itu, CEO PSIS Semarang Alamsyah Satyanegara Sukwijaya alias Yoyok Sukawi ingin ada perombakan tim di putara II Liga 1 Indonesia musim 2018. Ia bahkan akan memberikan kebebasan kepada Pelatih PSIS Semarang Vincenzo Alberto Annese untuk mendatangkan pemain.

"Memang sulit bagi coach Annese karena dia datang saat tim sudah terbentuk 100%. Nanti di putaran kedua, pelatih diberi kebebasan mendatangkan pemain sesuai dengan kriteria yang diinginkan," ungkap Yoyok seperti dikutip pada laman resmi milik Liga Indonesia, Jumat (8/6/2018).

Pria yang juga menjabat sebagai ketua Komisi E DPRD Jateng itu menegaskan perombakan bukan hanya untuk pemain lokal, namun juga untuk para pemain asing. Itu artinya, empat pemain asing milik PSIS Semarang, Petar Planic, Ibrahim Conteh, Akhlidin Israilov, dan Bruno Silva dalam posisi tak aman.

"Pemain itu termasuk lokal dan asing. Kami bersama tim pelatih akan mengevaluasi sektor mana yang perlu dibenahi dan ditambah," ucapnya.

Dari empat pemain asing tersebut, Akhlidin Israilov adalah pemain yang paling jarang dimainkan sepanjang Liga 1 Indonesia musim 2018. Sedangkan tiga pemain asing lainnya kerap menjadi starter di setiap pertandingan yang dilakoni PSIS Semarang.

Meski menegaskan keinginannya untuk merombak tim, bos PSIS Semarang tersebut tak membeberkan posisi mana yang perlu dibenahi. Ia hanya mengatakan perlunya banyak pergantian pemain di tubuh PSIS Semarang pada putaran II Liga 1 Indonesia musim 2018.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya