Dari Situation Room, Hendi Pantau Mudik Lebaran 2018

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memantau arus mudik melalui monitor di situation room Kompleks Balai Kota Semarang, Kamis (7/6 - 2018). (Antara/Zuhdiar Laeis)
11 Juni 2018 04:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tak repot memantau arus mudik Lebaran 2018 yang melintas di wilayahnya. Dia menyatakan situation room di Balai Kota Semarang beroperasi optimal memantau arus mudik dan balik kendaraan pada musim mudik Lebaran tahun ini.

"Ini dari monitor di situation room terlihat kendaraan dari arah barat masuk ke Semarang mulai padat," katanya saat meninjau kinerja situation room di Kompleks Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/6/2018). Situation room dimaksud terletak persis di atas Kantor Wali Kota Semarang.

Dari situation room terpantau kondisi lalu lintas, rumah pompa, wilayah banjir, progres kegiatan pembangunan, hingga tren percakapan di media sosial. Sebelumnya, monitoring room yang dimiliki Pemkot Semarang hanya sebatas menyajikan data-data, namun situation room bisa langsung diolah untuk menjadi laporan kegiatan konkret.

"Malam ini, dari Dinas Perhubungan dan Satlantas Polrestabes Semarang sudah menempatkan petugas dari Mangkang-Jrakah hingga masuk ke kota," papar politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Hendi itu.

Ia mengatakan lalu lintas kendaraan pada arus mudik dan balik pada Idulfitri 1439 H melalui jalur reguler akan tetap dikawal meski sudah ada jalur tol yang dioperasikan secara fungsional. Untuk jalur tol fungsional, kata dia, sudah disepakati beberapa exit tol akan ditutup, yakni di Krapyak, Manyaran, dan Ngaliyan untuk mengurangi trafik kendaraan para arus mudik dan balik.

"Jadi, para pemudik yang masuk ke Semarang nanti bisa keluar tol dari pintu Gayamsari, Kaligawe, dan Banyumanik. Ini bisa mengurangi trafik kepadatan di jalur-jalur yang rawan macet," ungkapnya.

Menurut dia, para petugas akan bersiaga selama 24 jam di situation room untuk memantau kondisi lalu lintas pada arus mudik dan balik Lebaran, termasuk kondisi sungai berikut pompa airnya. "Itu nanti kalau terlihat sampah di sungai tolong bisa segera laporkan ke Dinas Pekerjaan Umum," pinta Hendi kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang Nana Storada.

Kepala Diskominfo Kota Semarang Nana Storada memastikan para petugas di situation room akan bekerja selama 24 jam penuh secara bergiliran selama arus mudik dan balik Lebaran. "Para petugas ini disiagakan selama 24 jam nonstop untuk memantau arus mudik lewat monitor. Kalau terjadi kemacetan, bisa segera dikoordinasikan dengan personel di lapangan," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara