Pengiriman Barang JNE Jateng Naik 30%

Presiden Direktur PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Mohamad Feriadi menyampaikan pengalamannya pada acara Leaders Day Bisnis Indonesia, di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta, Selasa (13/3 - 2018). (Bisnis/Felix Jody Kinarwan)
12 Juni 2018 14:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Bisnis jasa pengiriman barang di JNE Jateng mengalami peningkatan sampai 30% selama bulan Ramadan dan Idulfitri 1439 H. Hal ini, karena pada momentum peak season seperti Ramadan, Idulfitri, dan yang lainnya, menjadi momen berbagi.

Branch Manager JNE Semarang Wahyu Sangerti Alam mengatakan momen peak season banyak sekali masyarakat yang mengirim barang. Pasalnya, para pelaku usaha kecul san menengah (UKM) yang menjual beragam produk seperti makanan, pakaian, dan sebagainya mengalami peningkatan order karena kebutuhan masyarakat.

Tokopedia

"Peak season memang menjadi momen bagi para pelaku UKM untuk banyak mengirim barang karena kebutuhan masyarakat yang banyak menjelang hari raya idulfitri," kata Wahyu, Senin (11/6/2018). Dia mencontohkan budaya memakai baju baru, suguhan beragam makanan untuk menyambut sanak saudara maupun kerabat yang bertamu, dan yang lain sebagainya.

Menurutnya, kebutuhan pengiriman fisik barang yang diperdagangkan akan meningkat pula. Dikatakan, ada 900 outlet JNE yang tersebar seluruh Jateng dan siap melayani masyarakat dalam pengiriman barang. Selain itu, lanjut dia untuk menghadapi banyaknya kompetitor JNE melakukan berbagai inovasi dan juga terobosan dalam setiap aktivitas pengiriman barang.

"Kita dapat melihat pada hal-hal yang dirasakan pelanggan dalam setiap aktivitas pengiriman. Seperti halnya, jumlah titik-titik layanan JNE dengan 6.000 lebih titik layanan, sehingga mudah dijangkau oleh pelanggan dan beroperasi selama 24 jam non-setop untuk seluruh kantor cabang di seluruh Indonesia selama Ramadan dan Idulfitri 1439 H," katanya.

Wahyu menyebut secara garis besar strategi bisnis JNE adalah mengeksplorasi peluang, di antaranya dengan meningkatkan kolaborasi yang saling menguatkan karena saat ini adalah era kolaborasi. Kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak untuk saling melengkapi akan mendatangkan solusi untuk mengatasi berbagai tantangan di era digital.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis