Tim Sudirman-Ida Sebut 3 Juta Pemilih Bermasalah

Juru bicara Tim Pemenangan Sudirman-Ida, Sriyanto Saputro, menjelaskan data dugaan pemilih bermasalah dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018 di Kota Semarang, Jateng, Senin (11/6 - 2018). (Antara/I.C.Senjaya)
12 Juni 2018 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Tim Pemenangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sudirman Said-Ida Fauziyah menemukan sekitar tiga juta calon pemilih bermasalah yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Jawa Tengah 2018 hasil pendataan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Ada potensi sekitar tiga juta pemilih yang termasuk dalam pemilih ganda dan pemilih invalid," kata juru bicara tim pemenangan Sudirman-Ida, Sriyanto Saputro, di Kota Semarang, Jateng, Senin (11/6/2018).

Tokopedia

Berdasarkan penelusuran di seluruh kabupaten/kota di Jateng, lanjut dia, diperkirakan masih terdapat potensi sekitat 366.000 pemilih ganda. Selain itu, menurut dia, terdapat 2,6 juta calon pemelih yang data kependudukannya invalid.

"Hal ini bisa dicek langsung melalui sistem data pemilih yang terdapat di laman www.kpu.go.id," kata anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah ini.

Beberapa contoh DPT bermasalah itu, seperti pemilik dengan nomor induk kependudukan (NIK) sama, nama sama, tercatat di TPS yang sama. "Lebih parah lagi, NIK sama, nama beda, tercatat di TPS yang berbeda-beda," katanya.

Sementara untuk data yang invalid, lanjut dia, di antaranya didapati nomor Kartu Keluarga (KK) yang bukan berasal dari Jawa Tengah. "Nomor KK untuk wilayah Jawa Tengah diawali dengan angka 33, namun banyak didapati KK yang diawali angka 32," katanya.

Temuan yang berpotensi menyebabkan kecurangan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018 ini, kata dia, sudah dilaporkan langsung ke Bawaslu Jateng.

Ia mengajak seluruh masyarakat Jateng  untuk turut menjadi pengawas dalam pelaksanaan pemungutan suara 27 Juni mendatang. "Awasi pelaksanaan pemungutan hingga penghitungab suara, jangan golput!" pintanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara