Jembatan Kalikuto Dibuka H-2 Lebaran 2018

Kakorlantas Irjen Pol. Royke Lumowa meninjau kesiapan penggunaan Jembatan Kalikuto, Gringsing, Batang, Jateng, Selasa (12/6 - 2018). (Antara/Kutnadi)
13 Juni 2018 02:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Jembatan Kalikuto yang menghubungkan jalur tol fungsional Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, difungsikan Rabu (13/6/2018) atau dua hari menjelang (H-2) Lebaran 2018.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Royke Lumowa di Batang, Selasa (12/6/2018), mengatakan bahwa progres pengerjaan fisik pembangunan Jembatan Kalikuto telah mencapai 97% sehingga bisa dibuka Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURR), keesokan harinya.

Tokopedia

"Hari ini kami lihat pengerjaan fisik Jembatan Kalikuto sudah hampir mencapai 100%. Mudah mudahan nanti malam sudah bisa nyambung sehingga diprediksi Rabu [13/6/2018] sudah bisa diresmikan oleh Menteri PUPR," katanya.

Menurut dia, seusai dibuka oleh Menteri PUPR, Jembatan Kalikuto bisa digunakan satu jalur dan dua lajur untuk pemudik yang menggunakan mobil pribadi karena jembatan itu baru berstatus fungsional, belum operasional.

"Kalau jembatan Kali Kuto ini sudah dibuka dan volume kendaraan sudah semakin berkurang maka exit tol Gringsing akan kami tutup. Akan tetapi apabila volume kendaraan masih cukup padat sampai pada H-2, maka kami akan mengurainya dengan mengeluarkan kendaraan melalui exit tol Gringsing," katanya.

Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang-Batang (JSB) Arie Irianto mengatakan pihaknya masih terus mengupayakan percepatan pembangunan fisik Jembatan Kalikuto yang berada di perbatasan Kabupaten Batang dan Kendal ini. Terkait keputusan nanti bisa digunakan atau tidak, kata dia, nantinya ada tim komisi keamanan jalan, jembatan dan terowongan Kementerian PUPR.

"Merekalah yang nantinya akan menilai, mengevaluasi, dan memutuskan apakah jembatan itu layak difungsionalkan atau tidak,” katanya.

Kendati target penyelesaian konstruksi terpenuhi, tetapi jika komisi keamanan jalan, jembatan, dan terowongan Kementerian PUPR tidak merekomendasikan dilewati kendaraan pada H-2 Lebaran, maka akan dipatuhi. "Meski harus mengejar target fungsional, tetapi kami tetap mengutamakan ketelitian dan keamanan. Kalau dinilai belum aman maka dengan terpaksa jembatan tersebut belum bisa digunakan oleh pemudik," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara