Tahun Ini, 206.209 Pemudik Pulang Kampung Gratis

Ilustrasi mudik. (Solopos)
14 Juni 2018 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Sebanyak 206.209 pemudik yang mengikuti program mudik gratis bersama BUMN dilepas di halaman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Rabu (13/6/2018). Mereka mudik ke kampung halamannya dengan menggunakan puluhan bus yang difasilitasi 62 BUMN.

Direktur Manajemen Risiko & Teknologi Informasi PT Jasa Raharja, M. Wahyu Wibowo, menjelaskan Mudik Bareng BUMN 2018 merupakan sinergi beberapa BUMN dalam mewujudkan komitmen melayani masyarakat yang melakukan mudik setiap tahun.

“Pada kegiatan Mudik Bareng BUMN 2018 ini, jumlah BUMN yang tergabung sebanyak 62 BUMN, meningkat hampir 121 persen. Dengan jumlah pemudik 206.209 orang, mengalami peningkatan 74.43% dibanding tahun lalu,” terang Wahyu dilansir laman Internet resmi Pemprov Jateng, Rabu.

Wahyu menjelaskan, khusus pelepasan Mudik Bareng Guyub Rukun 2018 di Kota Semarang, disediakan 15 bus yang akan mengangkut 750 pemudik agar dapat kembali ke kampung halamannya di Jawa Barat, Jateng dan Jawa Timur.

 “Kami menerapkan standar keselamatan yang tinggi seperti melaksanakan sosialisasi keselamatan, tes urine bagi pengemudi, dan ramp check pada bus bersangkutan,” tambahnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko, menyampaikan program mudik gratis yang diprakarsai oleh BUMN tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat. Terutama yang berpenghasilan menengah ke bawah, agar bisa mudik dan berkumpul bersama kekuarga dan sanak saudara saat Hari Raya Idulfitri.

“Ini tidak sekadar pelayanan, tapi kepedulian. (Program) ini utamanya untuk warga kita yang pendapatannya rendah. Apalagi data laka lantas yang paling banyak adalah pengendara sepeda motor. Harapannya dengan menggunakan transportasi umum seperti bus, maka pengendara sepeda motor saat mudik dapat berkurang dan menekan angka laka lantas,” jelasnya.

Heru membeberkan, pada tahun lalu, tidak kurang dari 8,2 juta orang masuk ke Jateng saat momentum Lebaran. Pada tahun ini, diprediksi peningkatan orang yang masuk ke Jateng sekitar 10-15% atau kurang lebih 9 juta orang.

“Sementara itu, tahun lalu yang melintas Jawa Tengah dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur tidak kurang dari 1,2 juta. Tahun ini diperkirakan tidak kurang dari 1,5 juta,” bebernya.

Plt Gubernur juga berpesan agar masyarakat senantiasa waspada terhadap keamanan dan keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan. Heru meminta masyarakat mencatat nomor-nomor penting untuk dihubungi, apabila mereka menjumpai hal ganjil yang dapat mengancam keamanan di sekitarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia