Ngaku Difitnah Lewat Video Viral, Ini Tanggapan Sudirman Said

Potongan video seorang yang mengaku bernama Arif sebagai keponakan Sudirman Said. (Twitter/haryachandra091)
20 Juni 2018 22:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SOLO — Calon gubernur (cagub) nomor urut 2 pada Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) sebagai rangkaian pilkada serentak 2018, Sudirman Said, mengaku difitnah melalui video yang menjadi viral di media sosial (medsos) belakangan hari ini. Pada video yang menyebar di medsos, ada seorang yang mengaku sebagai keponakan Sudirman Said dan menyatakan Sudirman Said adalah orang yang sangat angkuh.

Menanggapi beredarnya video itu, Sudirman Said menegaskan apa yang disampaikan orang pada video tersebut merupakan fitnah. "Yang mainnya fitnah lama-lama akan dihukum masyarakat. Yang mendidik dan menyebarkan kebaikan Insa Allah akan mendapat tempat di hati masyarakat," ungkap Sudirman Said seperti dikutip tim media Sudirman Said-Ida Fauziyah di halaman Facebook Dirman-Ida, Rabu (20/6/2018).

Tim media Sudirman Said-Ida Fauziyah menjelaskan Sudirman Said telah melaporkan beredarnya video yang dinilai sebagai black campaign atau kampanye hitam itu kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Beredarnya video yang belakangan hari ini menjadi viral di medsos itu juga dinilai tak akan mempengaruhi posisi Sudirman Said pada pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018.

Sebelumnya, beredar video yang memuat seorang pria bernama Arif yang mengaku sebagai warga Tegalglagah, Kabupaten Brebes dan merupakan mengaku sebagai Sudirman Said. Hal itu pun sudah dibantah seorang pengguna Twitter @bayinulhaq yang juga mengaku sebagai keponakan Sudirman Said bernama Bayin.

Dalam kicauannya, Bayin menyatakan Sudirman Said tak memiliki keponakan bernama Arif yang tinggal di Tegalglagah. Kicauan Bayin itu pun di-retweet Ketua DPW PKB Jateng, Yusuf Chudlory, sebagai klarifikasi atas beredarnya video yang dianggap sebagai fitnah dan black campaign di masa kampanye pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya