Ganjar Pranowo Kagum Masih Ada Produsen Rokok Kemenyan di Jateng

Ganjar Pranowo menunjukkan proses produksi rokok siong di Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jateng, Rabu (20/6 - 2018). (Instagram/@ganjar_pranowo)
20 Juni 2018 20:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, KEBUMEN — Calon gubernur (cagub) petahana pada Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) dalam rangkaian pilkada serentak 2018, Ganjar Pranowo, mendatangi wilayah Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jateng, Rabu (20/6/2018). Pada kunjungan itu, ada satu hal yang membuat Ganjar Pranowo merasa kagum.

Cagub yang didampingi cawagub Taj Yasin pada pilkada serentak 2018 itu merasa kagum dengan masih adanya produsen rokok kemenyan atau yang kerap disebut rokok siong di Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen. "Tahu rokok siong? Tanpa cengkeh tapi dicampur dengan kemenyan. Seperti apa? Produksinya masih ada di Gombong Kebumen," ungkap Ganjar Pranowo seperti pada video yang diunggah ke akun Instagramnya, @ganjar_pranowo.

Ya, rokok siong memang tak memakai cengkeh sebagai campurannya. Rokok siong memadukan tembakau yang dicampur dengan bubuk kemenyan, dan kelembak.

Politikus PDI Perjuangan itu pun menjelaskan aroma rokok siong memang sangat menyengat. Namun aroma rokok siong itu justru membuat Ganjar Pranowo bernostalgia mengenang masa kecilnya. "Kelembak, kemenyan, sama tembakau, jadi kalau dirokok ambune sak desa mambu kabeh [satu desa bisa mencium aromanya]. Ini zaman saya kecil ada," ungkap Ganjar Pranowo.

Ganjar juga menjelaskan rokok siong sebenarnya berpotensi menjadi warisan budaya karena sudah sangat jarang ditemukan di zaman sekarang. "Ini mungkin sekarang akan menjadi heritage [warisan budaya]," tandas cagub nomor urut 1 di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya