Awas! Ada Boneka Seram di Pertigaan Gunungpati Semarang

Boneka seram di pertigaan Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jateng. (Instagram/wayang_ardjona)
21 Juni 2018 18:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Lalu lintas di jalanan Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ramai disoroti setelah hadir kisah unik yang viral di media sosial. Sebuah foto yang menunjukkan boneka menyeramkan di tengah pertigaan Cepoko, Kecamatan Gunungpati dengan cepat menyebar di media sosial dan ramai dibicarakan warga dunia maya (netizen).

Kisah unik terkait lalu lintas di Kota Semarang itu kali pertama dicuatkan pengguna akun Instagram @wayang_ardjona, Rabu (20/6/2018), dengan mengunggah foto boneka menyeramkan di tengah pertigaan Cepoko, Gunungpati. "Bwaaaar... yen mbengi iso mak tratap [Jika malam bisa membuat kaget] pertigaan Cepoko, Gunungpati," ungkapnya pada keterangan foto.

Berdasarkan foto yang diunggah, memang tampak boneka tanpa tangan dan kaki berdiri di atas tong. Wajah pucat dan rambut panjang pada boneka tersebut pun semakin menambah kesan seram.

Fopto tersebut kemudian diunggah ulang di akun Instagram @aslisemarang dan langsung mendapatkan ribuan komentar. Tak sedikit yang menilai boneka tersebut memang menyeramkan. "Bajilak untung wingi ra lewat kene [Beruntung kemarin tak lewat sini]," ungkap pengguna akun Instagram @satrialugas.

"Tanpa patung we wes horor, ditambah patunge [Tanpa patung saja sudah seram, ini malah ditambah patung]," tulis pengguna akun Instagram @ririsrahmakeup_.

Selain itu, warganet mempertanyakan maksud dibalik pemasangan boneka yang justru dianggap telah mengganggu pengguna jalan di salah satu pertigaan di Gunungpati tersebut. "Anjir kemarin aku lewat sini kaget bukan main," tulis pengguna akun Instagram @rezaanv.

"Kenapa diberi seperti itu?" tanya pengguna akun Instagram @agroargo.

Namun demikian, sebagian netizen menjelaskan pemasangan boneka menyeramkan di tengah lalu lintas di salah satu kawasan Kota Semarang itu memiliki tujuan baik, yakni mencegah pengguna jalan mengebut. "Hahha. Ini sebenarnya memang ampuh buat yang suka ngebut. Karena TKP di situ tepat di pertigaan. Intinya agar tetep jaga kecepatan. Tapi nek ora paham ning kono yo tetep mak tratap [Tapi jika tak paham pasti terkejut]," beber pengguna akun Instagram @leoanakrimba.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia