18,5% Responden Tak Ingin Ganjar Jadi Gubernur Lagi

Dua pasangan bakal cagub-cawagub Jawa Tengah Ganjar Pranowo (depan, kedua dari kanan)- Taj Yasin (depan, kanan) dan Sudirman Said (depan, kedua dari kiri)-Ida Fauziyah (depan, kiri), berfoto bersama sejumlah bakal cabup-cawabup dalam pilkada Jateng, sebelum menjalani tes kesehatan di RSUP Kariadi Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/1 - 2018). (Antara/R. Rekotomo)
22 Juni 2018 15:50 WIB Yodie Hardiyan Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — Riset lembaga survei politik Indo Barometer menyatakan 67,3% responden yang merupakan warga Jawa Tengah menginginkan Ganjar Pranowo kembali menjadi Gubernur Jateng untuk periode 2018-2023. Sedangkan 18,5% responden tidak menginginkan Ganjar kembali menjadi gubernur.

Hasil riset itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari dalam acara diskusi, Rabu (20/6/2018). Survei dilakukan oleh Indo Barometer di 35 kabupaten dan kota di Jateng terhadap 800 responden dengan tingkat kepercayaan 95% pada 7-13 Juni 2018.

Politikus PDI Perjuangan yang kembali dicalonkan partai politiknya sebagai calon gubernur melalui Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018 bakal berpasangan dengan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Taj Yasin. Ganjar-Yasin akan berhadapan dengan pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah yang diusung oleh Partai Gerindra, PKB, PAN dan PKS.

Berdasarkan riset yang dibuat oleh Indo Barometer, Qodari menyatakan responden yang tidak menginginkan Ganjar Pranowo kembali menjadi Gubernur Jateng mencapai 18,5%. Sebanyak 14,3% responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Qodari menyatakan pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah mendapatkan lawan yang berat di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng. "Karena mereka akan menghadapi sosok figur dan partai," katanya.

Sementara itu, partai yang dominan di Jateng saat ini adalah PDIP. Qodari menyebut provinsi ini sebagai "Kandang Banteng" merujuk logo PDIP yang menonjolkan gambar banteng.

Partai itu mengusung Ganjar Pranowo yang elektabilitasnya disebut sedang naik. Berdasarkan data Indo Barometer, dihadapkan antara pilihan Ganjar dan Sudirman, 66,9% responden menyatakan akan memilih Ganjar. 

Qodari mengingatkan pengalaman pada Pilgub Jateng 2013. Pada saat itu, Ganjar yang merupakan figur yang relatif baru, namun berhasil memperoleh 48,82% suara dukungan, mengalahkan pasangan lain seperti Hadi Prabowo-Don Murdono dan Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo.

Berdasarkan data Indo Barometer, Sudirman Said lebih dikenal sebagai mantan menteri. Seperti diketahui, Sudirman pernah bekerja sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) pada masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo dan di-resuffle tak lama setelah menguak skandal Papa Minta Saham PT Freeport Indonesia.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis