Sudirman-Ida Resmi Laporkan Akun @KakekDetektif

Tim advokasi Sudirman Said-Ida Fauziyah saat melaporkan akun KakekDetektif di Mapolda Jateng, Semarang, Jumat (22/6 - 2018). (Istimewa/tim media Sudirman/Ida)
23 Juni 2018 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Tim Advokasi Pemenangan Sudirman Said-Ida Fauziyah resmi melaporkan akun Twitter @KakekDetektif ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng), Jumat(22/6/2018). Akun yang memiliki follower hingga 283.000 itu dilaporkan karena dianggap menyebar kampanye hitam berupa fitnah terkait perselingkuhan pasangan calon (paslon) nomor urut dua dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) atau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2018.

“Kami secara resmi melaporkan akun @KakekDetektif ke Polda Jateng. Sejak 10 Juni 2018 setidaknya ada delapan status [kicauan] yang ditulis dan semua berupa fitnah yang menyerang pasangan Sudirman-Ida,” ujar tim Advokasi Pemenangan Sudirman-Ida, Denny Septiviant, seusai melapor ke SPKT Polda Jateng, Semarang, Jumat sore.

Sebelumnya, akun Twitter @KakekDetektif  diduga menyebar kampanye hitam jelang pencoblosan di pilkada atau Pilgub Jateng 2018. Akun itu menulis kata-kata yang dianggap fitnah berupa perselingkuhan Sudirman dan Ida di Hotel Novotel, Semarang.

Kicauan terkait perselingkuhan itu ditulis akun @KakekDetektif pada Senin (18/6/2018). Ida yang mengetahui hal itu pun merasa marah dan sedih hingga menitikan air mata saat memberikan pernyataan resmi di depan awak media di Hotel Grand Candi, Semarang, Rabu (20/6/2018).

Sementara itu, Deni mengaku tindakan melaporkan akun Twitter @KakekDetektif itu dilakukan sebagai bentuk ketegasan terhadap penyebar fitnah dan hoax. Ia pun berharap aparat kepolisian segera memberikan respons dengan mencari pemilik akun tersebut. 

“Akun itu dianggap menghina, mencemarkan nama baik, dan melanggar UU ITE sebagaimana diatur pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 UU ITE atau pasal 36 jo pasal 45 ayat 2 UU ITE,” tegas Deni.

Tim advokasi lainnya, Listiyani, berharap polisi segera menangkap pemilik akun @KakekDetektif. Ia tidak mau kasus serupa kembali terjadi karena sangat meresahkan.

“Pelaku harus ditangkap, dihukum sesuai apa yang dilakukan. Kami sangat menyayangkan, penyelenggara dan pengawas Pilgub tidak bergerak cepat. Padahal, sudah jelas ada unsur black campaign,” tuturnya.

Sementara itu, anggota tim pemenangan Sudirman-Ida, Sukirman, meminta masyarakat untuk lebih cerdas dalam menerima informas di media sosial (medsos). Jangan sampai demokrasi di Jateng rusak karena informasi yang tidak benar di medsos. “Semakin dekat Pilgub, semakin banyak black campaign. Masyarakat harus ikut mengawasi agar tak ada kecurangan,” ujar Sukirman.

Akun @KakekDetektif memang kerap menebar informasi terkait kandidat yang bersaing di pilkada serentak 2018. Tak hanya di Jateng, baru-baru ini akun @KakekDetektif juga menyerang kandidat gubernur pada Pilgub Sumbar 2018, Edy Rahmayadi.

Akun @KakekDetektif sebelumnya juga sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera. Namun, hingga kini akun yang memiliki follower hingga 283.000 dan telah menebar 4.500 kicauan itu masih tetap beredar di jejaring medsos. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia