Taj Yasin Ajak Ayah Minta Restu ke Warga Magelang

K.H. Maemoen Zubair dalam syawalan akbar dan doa bersama Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang, Jumat (22/6 - 2018). (Harian Jogja/Nina Atmasari)
24 Juni 2018 08:50 WIB Nina Atmasari Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Calon wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 1 Taj Yasin bersama sang ayah, K.H. Maemun Zubair, Jumat (22/6/2018), meminta doa restu kepada warga Magelang menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng yang pemungutan suaranya akan digelar Rabu (27/6/2018).

Taj Yasin yang datang tanpa pasangannya, calon gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menemui ribuan warga di Lapangan drh. Soepardi Kota Mungkid Kabupaten Magelang dalam syawalan akbar dan doa bersama Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang. "Mas Ganjar mohon maaf tidak bisa hadir karena kami bagi tugas, beliau bertemu warga Tegal, saya yang sowan ke Magelang. Saya minta doa restu kepada masyarakat dalam pilgub Jateng, minta didoakan agar saya dan Mas Ganjar benar-benar mendapat ridho dari Allah SWT," katanya.

Pada kesempatan itu, Taj Yasin meminta masyarakat mewaspadai kabar bohong yang beredar di masyarakat. Sebab, katanya, kabar bohong selain akan merugikan pihak-pihak tertentu, juga akan berdampak memecah belah masyarakat dan menimbulkan keresahan. Seperti santer diberitakan, di pengujung masa kampanye pilkada atau Pilgub Jateng 2018, beredar hoaks viral dari orang yang mengaku-ngaku sebgai keponakan Sudirman Said dan fitnah atas skandal seks Sudirman dan Ida Fauziyah.

"Beberapa waktu lalu keluar di media sosial, kabar bohong yang bisa memecah belah antara calon satunya dengan yang lain. Saya minta pada masyarakat Jateng khususnya, berita-berita itu jangan sampai keluar lagi," katanya.

Hal itu dilakukan agar mewujudkan pilkada atau Pilgub Jateng 2018 yang tertib, damai, dan guyub sehingga bisa melahirkan pimpinan yang sesuai harapan masyarakat Jawa Tengah. Lebih lanjut, ia meminta masyarakat pada 27 Juni nanti bersama-sama menyukseskan Pilgub Jateng dan Pilbup Magelang.

Adapun K.H. Maemoen Zubair dalam tausyiahnya menyampaikan manusia hidup memiliki empat hal, yakni raga, nyawa, sukma, dan purwaning wasesa. Elemen terakhir ini ditekankannya, yakni watak kepribadian yang akan mengantarkan seseorang menjalankan perannya atau jabatan apa dalam masyarakat. Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang ini juga mengatakan dalam pilkada serentak 2018, Jateng menjadi sentra karena berada di tengah.

"Apa yang ada di Jawa Tengah selalu menjadi perhatian dan salah satu yang menjadi rujukan nasional, maka masyarakat Jawa Tengah harus menyukseskannya," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Harian Jogja