Bawaslu Minta Peserta Pilkada Serentak 2018 Taati Aturan Masa Tenang

Petugas Polres Boyolali berjaga di sekitar kotak logistik KPU Boyolali di lapangan tenis indoor di Jl. Perintis Kemerdekaan Boyolali, Jumat (22/6 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
25 Juni 2018 15:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KENDAL — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta seluruh peserta pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018 untuk menaati aturan yang berlaku pada masa tenang, Minggu-Selasa (24-26/6/2018).

"Persoalan kampanye di luar jadwal jadi pelanggaran yang biasanya muncul di masa tenang," ujar Ketua Bawaslu Abhan saat memimpin apel pengawasan Pilkada 2018 di Alun-Alun Kendal, Jawa Tengah, Minggu (24/6/2018).

Padahal, Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye dalam Pilkada jelas melarang peserta pilkada berkampanye di masa tenang. Terkait dengan hal itu, Abhan meminta jajaran pengawas dari tingkat pusat hingga desa mengantisipasi dan memantau muncul pelanggaran yang dapat mengganggu tahapan pilkada tersebut.

Ia bahkan menyampaikan pengawas pemilu tidak perlu segan untuk mengambil langkah hukum jika pencegahan terhadap upaya kampanye di luar jadwal tidak diindahkan tim kampanye atau peserta pilkada. "Peran besar untuk menyukseskan pilkada ini juga ada pada pesertanya, tim kampanye sebagai pengusul, dan partai politik untuk taat dengan aturan yang ada," ujar dia.

"Harapan kita bersama masa tenang ini tetap kondusif menjelang hari pemungutan suara, bukan sebaliknya malah banyak pelanggaran," kata Abhan lagi.

Bawaslu menggelar patroli pengawasan Pilkada 2018 di Kabupaten Kendal pada Minggu. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 2.000 orang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara